MANADOPOST.ID—Agenda reses yang sedang berlangsung dimanfaatkan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Manado Irene G Pinontoan, bertatap muka dengan konstituen, khususnya di Kecamatan Bunaken, Senin (1/12).
Hadir ratusan peserta yang datang dari berbagai unsur masyarakat. Seperti lurah, perangkat kelurahan, perwakilan kelompok masyarakat, hingga warga.
Aspirasi yang diserap Pinontoan di antaranya warga serta perwakilan kelompok masyarakat menyampaikan berbagai permintaan, mulai dari fasilitas pemberdayaan, bantuan sektor pertanian, hingga kebutuhan pendidikan.
Muncul juga aspirasi bantuan alat katering untuk PKK Kecamatan Bunaken, pelatihan bagi pelaku UMKM, bantuan bibit jagung dan pupuk bagi petani, serta permohonan traktor untuk mendukung pengolahan lahan.
Selain kebutuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, persoalan infrastruktur juga menjadi sorotan. Warga Kompleks Gunung Putih meminta perbaikan jalan lingkungan serta pemasangan lampu jalan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.
Pada kesempatan yang sama, warga berharap ada bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu. Menurut perwakilan warga, dukungan tersebut sangat dibutuhkan untuk meringankan beban keluarga yang kesulitan membiayai pendidikan anak mereka.
Pinontoan menegaskan reses adalah ruang penting untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar tersampaikan ke lembaga legislatif.
Ketua TP PKK Kota Manado ini menekankan komitmennya memperjuangkan aspirasi yang berkaitan dengan peningkatan fasilitas umum, penguatan perekonomian lokal, serta dukungan terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih. “Kami datang mendengar, mencatat, dan menindaklanjuti. Setiap masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam penyusunan program daerah,” ujar srikandi PDI Perjuangan itu.
Dia menyatakan seluruh aspirasi akan dibawa dalam pembahasan DPRD serta dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Ia menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan secara tepat agar tindak lanjut dapat berjalan sesuai prioritas. “Semua masukan akan kami perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku. Aspirasi masyarakat adalah dasar penyusunan kebijakan,” jelasnya.(gel)
Editor : Angel Rumeen