MANADOPOST.ID—Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Gracia Yubelinda Oroh, secara tegas mempertanyakan keseriusan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulut dalam menangani kondisi ruas jalan Tomohon-Tanawangko yang dilaporkan mengalami kerusakan parah di banyak titik.
Persoalan ini dinilai sudah terlalu lama dikeluhkan masyarakat namun belum mendapat penanganan optimal dari pemerintah provinsi.
Hal tersebut disampaikan Gracia Oroh, legislator Partai Gerindra, dalam rapat kerja Komisi III DPRD Sulut bersama Dinas PU Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Ruang Rapat Komisi III DPRD Sulut, Selasa (20/1/2026).
Oroh menyuarakan aspirasi warga yang selama ini resah dengan kondisi infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi.
Menurutnya, ruas jalan Tomohon-Tanawangko memiliki peran penting sebagai jalur penghubung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Namun ironisnya, hingga saat ini masih banyak bagian jalan yang berlubang, rusak, dan membahayakan pengguna jalan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas apabila tidak segera ditangani.
“Banyak masyarakat datang menyampaikan langsung kepada kami terkait kondisi jalan tersebut. Bahkan ada warga yang sampai menyebut seolah-olah anggota DPRD hanya diam dan menutup mata terhadap keluhan mereka,” ungkap Oroh.
Ia menegaskan masyarakat sangat berharap peran aktif wakil rakyat untuk memperjuangkan perbaikan jalan Tomohon-Tanawangko agar segera direalisasikan. Oroh juga menekankan bahwa persoalan ini bukan semata soal infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan warga.
“Ini harus segera ditindaklanjuti. Jangan menunggu sampai ada banyak korban baru jalan diperbaiki. Jalan ini jelas menjadi tanggung jawab provinsi,” tegasnya.
Lebih lanjut, dia mengingatkan anggaran perbaikan infrastruktur sudah tersedia. Oleh karena itu, ia menilai tidak ada alasan bagi Dinas PU untuk menunda-nunda perbaikan jalan yang sudah jelas kondisinya rusak.
“Kalau anggaran sudah ada, seharusnya Dinas PU langsung bergerak. Begitu ada jalan rusak, harus segera ditangani,” tambahnya.
Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Dinas PU Provinsi Sulut, Deicy Paath, membenarkan bahwa anggaran untuk penanganan ruas jalan Tomohon-Tanawangko memang telah disiapkan. Ia menyampaikan pihaknya akan melakukan peninjauan lebih lanjut terhadap titik-titik kerusakan yang membutuhkan penanganan prioritas. “Nanti akan kami lihat spot-spot mana yang memang perlu segera diperbaiki,” ujar Paath singkat.
Rapat kerja ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos, dan didampingi Wakil Ketua Nick A. Lomban serta Sekretaris Yongki Lemen. Turut hadir dalam rapat tersebut sejumlah anggota Komisi III, yakni Amir Liputo, Royke Roring, Remly Kandoli, Haslinda Rotinsulu, dan Gracia Oroh.(gel)
Editor : Angel Rumeen