Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Datangi Dishub, Adriana Dondokambey Bahas Kesiapan Transportasi Haji dan Akses Wilayah Terpencil

Angel Rumeen • Kamis, 5 Maret 2026 | 23:24 WIB

 

 

Photo
Photo

MANADOPOST.ID—Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Utara, Adriana Dondokambey, melaksanakan kegiatan reses dengan mengunjungi Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara.

 

Kunjungan ini bertujuan menyerap aspirasi sekaligus membahas kesiapan sektor transportasi dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji, khususnya mobilisasi jemaah dari daerah menuju asrama haji dan embarkasi.

 

Dalam pertemuan tersebut, Adriana menyoroti pentingnya kesiapan transportasi darat bagi jemaah haji, terutama yang berasal dari wilayah terpencil di Sulawesi Utara. Menurutnya, kelancaran mobilisasi jemaah menuju titik keberangkatan menjadi faktor penting yang harus dipastikan sejak awal.

 

“Transportasi merupakan bagian penting dalam rantai pelayanan haji. Karena itu kita perlu memastikan bahwa jemaah dari berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil, dapat terlayani dengan baik dan tiba tepat waktu di asrama haji maupun embarkasi,” ujar Adriana dalam diskusi tersebut.

 

Selain soal kesiapan armada transportasi, Adriana juga menanyakan langkah antisipasi yang telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan terhadap potensi kendala di lapangan, seperti keterlambatan perjalanan, kemacetan, maupun gangguan keselamatan selama mobilisasi jemaah.

 

Menurutnya, koordinasi lintas instansi menjadi kunci untuk meminimalkan risiko tersebut. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara Dinas Perhubungan, kepolisian, operator transportasi, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama dalam mengatur jadwal dan rute perjalanan jemaah.

 

“Koordinasi yang baik antarinstansi akan memastikan proses mobilisasi jemaah berjalan tertib, aman, dan tepat waktu. Hal ini penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang sejak dari daerah asal,” katanya.

 

Dalam kesempatan itu, Adriana juga menyoroti kesiapan sarana transportasi yang ramah bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas. Ia menilai pelayanan yang inklusif menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan ibadah haji, mengingat banyak jemaah yang sudah berusia lanjut.

 

Ia mendorong agar fasilitas transportasi yang digunakan dapat memberikan kenyamanan serta akses yang mudah bagi kelompok jemaah tersebut.

 

Selain itu, Adriana juga meminta evaluasi terhadap penyelenggaraan transportasi haji pada tahun sebelumnya. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk melakukan berbagai perbaikan dalam penyelenggaraan haji tahun 2026.

 

Melalui kegiatan reses ini, Adriana menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah haji asal Sulawesi Utara. Ia menyatakan bahwa aspirasi dan masukan dari pemerintah daerah akan menjadi bahan penting dalam pembahasan di tingkat nasional.

 

“Reses menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kondisi di daerah. Masukan dari Dinas Perhubungan ini akan kami bawa dalam pembahasan di tingkat pusat agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” ujarnya.(gel)

 

Editor : Angel Rumeen