MANADOPOST.ID—Komitmen menjaga kebersihan lingkungan pesisir kembali ditunjukkan oleh jajaran Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara melalui kegiatan kerja bakti membersihkan sampah di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa, Kota Manado, Jumat (6/3).
Kegiatan yang dilaksanakan di area perairan pelabuhan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Sulawesi Utara, Weliam Niklas Silangen S.Sos M.Si, bersama jajaran staf Sekretariat DPRD Sulut.
Dalam aksi tersebut, para peserta tidak hanya membersihkan area daratan, tetapi juga turun langsung ke perairan menggunakan perahu untuk mengangkat sampah yang mengapung di sekitar kawasan TPI Tumumpa.
Berbagai jenis sampah berhasil dikumpulkan, terutama sampah plastik yang cukup banyak mencemari perairan. Sampah-sampah yang telah diangkat kemudian dibawa ke daratan untuk selanjutnya dibuang di tempat yang telah disediakan.
Kegiatan kerja bakti ini juga melibatkan enam perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang hadir secara bersama-sama sebagai bentuk sinergi antarinstansi pemerintah.
Seluruh kegiatan tersebut berada di bawah koordinasi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr Fransiscus Engelbert Manumpil S.Pi M.Env.Mgmt.
Beberapa perangkat daerah yang turut berpartisipasi antara lain Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulut, Dinas Kehutanan Provinsi Sulut, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulut, bersama sejumlah instansi pemerintah lainnya.
Keterlibatan lintas perangkat daerah tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir yang menjadi pusat aktivitas nelayan dan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional Gerakan Indonesia Asri yang mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Sekwan Silangen mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya sekadar kerja bakti rutin, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi lingkungan laut.
Menurutnya, menjaga kebersihan laut merupakan tanggung jawab bersama karena laut memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat pesisir.
“Menjaga kebersihan laut adalah tanggung jawab kita bersama. Lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjaga kelestarian ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir,” ujar Silangen.
Ia menambahkan kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama di kawasan pesisir yang sering menjadi tempat aktivitas ekonomi masyarakat.(gel)
Editor : Angel Rumeen