Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Inggried Sondakh Reses di Kalasey Satu, Serap Aspirasi Warga dan Dorong Penguatan UMKM

Angel Rumeen • Minggu, 29 Maret 2026 | 17:39 WIB

 

Photo
Photo

MANADOPOST.IDKetua Komisi II DPRD Sulawesi Utara, Inggried JNN Sondakh SE MM, melaksanakan kegiatan reses I tahun 2026 di Desa Kalasey Satu, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan yang digelar di D’Mason Kalasey ini menjadi momentum bagi politisi Partai Golkar tersebut untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mempertanggungjawabkan berbagai program yang telah diperjuangkannya sebagai wakil rakyat.

Dalam kegiatan tersebut, Inggried menghadirkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, Wanita Kaum Ibu (W/KI) Jemaat GMIM Eklesia Kalasey, hingga Hukum Tua setempat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini dimaksudkan agar aspirasi yang disampaikan benar-benar mewakili kebutuhan warga di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Inggried menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal anggota legislatif untuk mengumpulkan aspirasi masyarakat. Lebih dari itu, reses juga merupakan sarana bagi dirinya untuk mempertanggungjawabkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.

 

“Saya melaksanakan reses bukan hanya sebagai ajang mengumpulkan aspirasi, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap apa yang bisa saya perjuangkan untuk masyarakat, khususnya di Kalasey Satu,” ujar Inggried.

 

Menurutnya, wilayah Kalasey merupakan salah satu basis konstituen yang cukup besar bagi dirinya. Karena itu, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga.

 

Meski demikian, Inggried menegaskan bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan di berbagai daerah lain dalam rangkaian reses kali ini. Ia menyebutkan bahwa reses pertama tahun 2026 dilakukan di empat titik, salah satunya di Langowan, Kabupaten Minahasa.

 

“Kalasey memang menjadi salah satu konstituen besar saya, tetapi kegiatan seperti ini juga saya lakukan di berbagai tempat. Pada reses kali ini ada empat titik, salah satunya di Langowan,” jelasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Inggried juga menjelaskan bahwa setiap kali turun ke daerah pemilihan, dirinya tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi nyata melalui berbagai program yang bisa diperjuangkan di DPRD.

 

Salah satu fokus yang disampaikan dalam reses di Kalasey adalah penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ia menilai sektor UMKM menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

 

“Contohnya di Kalasey ini, sebagai anggota DPRD saya bisa memperjuangkan pokok-pokok pikiran untuk membantu para pedagang dan pelaku UMKM agar ekonomi mereka semakin kuat,” kata Inggried.

 

Ia menambahkan bahwa aspirasi masyarakat tersebut nantinya akan disampaikan kepada pemerintah provinsi melalui berbagai perangkat daerah yang memiliki kewenangan di bidang tersebut.

 

Beberapa instansi yang disebutkan antara lain Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pertanian dan Peternakan. Selain itu, ada pula dukungan program dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang selama ini juga menjadi salah satu fokus perhatian dirinya sebagai anggota DPRD.

 

“Inilah yang terus saya aspirasikan, bagaimana kebutuhan masyarakat bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi melalui berbagai dinas terkait. Karena saya melihat program-program ini sangat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan reses ini, Inggried berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik. Ia juga berkomitmen untuk terus memperjuangkan berbagai aspirasi yang disampaikan warga agar dapat direalisasikan melalui program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi di Sulawesi Utara.

Editor : Angel Rumeen