MANADOPOST.ID—Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, Angelia Wenas SE, melaksanakan kegiatan reses masa persidangan II dengan turun langsung menemui konstituen di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Dalam pertemuan tersebut, politisi Partai Demokrat ini menerima berbagai aspirasi dari masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian. Salah satu isu utama yang disampaikan warga adalah kebutuhan perbaikan sistem irigasi di area persawahan Desa Togid.
Masyarakat mengungkapkan bahwa wilayah persawahan di desa tersebut merupakan salah satu sentra produksi pangan yang cukup besar di Boltim. Namun, kondisi irigasi yang belum maksimal dinilai menghambat produktivitas pertanian.
“Persawahan di Desa Togid ini cukup luas dan menjadi andalan masyarakat. Kami sangat berharap ada perhatian serius terkait perbaikan irigasi agar hasil pertanian bisa lebih optimal,” ungkap salah satu warga dalam sesi dialog.
Selain persoalan infrastruktur pertanian, warga juga menyinggung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Masyarakat ingin memastikan bahwa program tersebut dapat dirasakan secara nyata hingga ke daerah.
Menanggapi hal itu, Angelia Wenas menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan setiap aspirasi yang diterima dari masyarakat. Ia menyebut bahwa masukan tersebut akan menjadi bahan penting untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
“Saya sebagai wakil rakyat tentunya akan berjuang sekaligus mengawal aspirasi yang disampaikan masyarakat, karena aspirasi yang diterima sangat penting untuk disampaikan kepada pemerintah provinsi,” ujar Wenas.
Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa tidak semua aspirasi dapat langsung direalisasikan dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan kondisi keuangan daerah yang saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.
“Perlu masyarakat juga ketahui, tidak semua aspirasi akan diterima mengingat kondisi keuangan daerah saat ini,” tegas personel Komisi II DPRD Sulut tersebut.(gel)
Editor : Angel Rumeen