ManadoPost.id – Ketua terpilih Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) Michaela Elsiana Paruntu (MEP) langsung bergerak cepat setelah resmi terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulut. Langkah awal yang dilakukan MEP adalah melakukan kunjungan resmi ke kediaman Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling di kawasan Bumi Beringin, Manado, Kamis (16/4) malam.
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis pertama MEP setelah menerima mandat untuk memimpin Partai Golkar Sulut.
Dalam pertemuan tersebut, MEP secara langsung melaporkan hasil dinamika dan keputusan Musda XI kepada Gubernur Sulut yang juga berperan sebagai Dewan Pembina partai politik di daerah.
Kepada wartawan, Jumat (17/4/2026), MEP yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut menjelaskan pertemuan tersebut merupakan bagian dari koordinasi antara partai politik dengan pemerintah daerah. Hal ini juga sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia agar seluruh struktur partai di daerah tetap bersinergi dengan pemerintahan yang ada.
“Pertemuan ini adalah bagian dari koordinasi antara partai politik dan pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus bersinergi demi kemajuan Bumi Nyiur Melambai,” ujar MEP.
Menurutnya, Partai Golkar Sulawesi Utara di bawah kepemimpinannya akan terus memberikan dukungan terhadap jalannya pemerintahan provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus Komaling. Dukungan tersebut tidak hanya dalam konteks politik, tetapi juga dalam upaya menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan agenda besar partai.
Selain menyampaikan hasil keputusan Musda XI Golkar Sulut, MEP juga membahas berbagai langkah strategis untuk menyelaraskan visi Partai Golkar dengan program kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Hal ini dianggap penting agar pembangunan daerah dapat berjalan secara efektif melalui dukungan politik yang kuat dari partai-partai yang ada.
Sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut, MEP menegaskan bahwa Golkar siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Sinergi antara partai politik dan pemerintah diyakini akan memperkuat stabilitas politik sekaligus mempercepat realisasi berbagai program pembangunan di Sulawesi Utara.
Dalam pertemuan tersebut, MEP tidak datang sendiri. Ia didampingi sejumlah kader elit Partai Golkar sekaligus panitia pelaksana Musda XI, di antaranya Raski Mokodompit, Feryando Lamaluta, Apler Bentian, dan Nicky E. B. Lumingas.
Kehadiran para kader Golkar tersebut menunjukkan soliditas internal partai setelah pelaksanaan Musda XI. Forum Musda yang berlangsung sebelumnya menghasilkan keputusan penting dengan menetapkan Michaela Elsiana Paruntu sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara secara aklamasi.
Kemenangan aklamasi tersebut menandai kuatnya dukungan internal terhadap MEP untuk memimpin Partai Golkar Sulut dalam beberapa tahun ke depan. Konsolidasi cepat yang dilakukan melalui pertemuan dengan Gubernur Sulut juga dipandang sebagai langkah awal untuk memperkuat peran Golkar dalam pembangunan daerah.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Golkar Sulut untuk tetap berada di garis depan dalam mendukung program pembangunan daerah, termasuk memastikan sinergi antara kebijakan pemerintah daerah dan peran politik partai dalam mengawal aspirasi masyarakat.
Dengan komunikasi politik yang terbangun antara Golkar dan pemerintah provinsi, diharapkan berbagai agenda pembangunan di Sulawesi Utara dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.
Editor : Angel Rumeen