ManadoPost.id—Kunjungan kerja jajaran DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ke DPRD Provinsi Sulawesi Utara menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga legislatif di Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor DPRD Sulut, Rabu (22/4/2026), menghadirkan diskusi strategis terkait pembahasan Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Tahun Anggaran 2025.
Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen, menerima langsung rombongan yang dipimpin Ketua DPRD Sumatera Selatan, Andie Dinialdie. Niklas menegaskan kunjungan ini tidak sekadar agenda formal, melainkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam menjalankan fungsi pengawasan legislatif.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai wadah sharing informasi antarlembaga legislatif, khususnya dalam mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap LKPJ Gubernur,” ujar Niklas.
Menurutnya, pembahasan LKPJ Gubernur merupakan salah satu instrumen penting dalam memastikan jalannya pemerintahan daerah tetap akuntabel dan transparan. Oleh karena itu, studi komparasi seperti ini dinilai sangat relevan untuk memperkaya perspektif dan meningkatkan kualitas rekomendasi yang dihasilkan oleh Pansus LKPJ.
Niklas menyampaikan apresiasi atas kepercayaan DPRD Sumatera Selatan yang memilih Sulawesi Utara sebagai lokasi studi. Ia menilai hal tersebut menjadi pengakuan atas efektivitas DPRD Sulut dalam menyusun rekomendasi terhadap LKPJ gubernur.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Sebuah kehormatan bagi kami bisa berbagi pengalaman dengan rekan-rekan dari Sumatera Selatan. Kami mengapresiasi semangat kolaborasi ini demi meningkatkan kualitas kerja di sekretariat maupun di kedewanan,” ungkapnya.
Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak saling bertukar informasi terkait mekanisme pembahasan LKPJ, strategi penguatan fungsi pengawasan, hingga peran sekretariat DPRD dalam mendukung kerja-kerja pansus. Hal ini menjadi penting mengingat tantangan pengawasan terhadap kinerja kepala daerah semakin kompleks dan membutuhkan pendekatan yang adaptif.
Niklas berharap, hasil dari pertemuan ini tidak hanya berhenti pada pertukaran informasi, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kerja nyata di masing-masing daerah. Ia menekankan bahwa kolaborasi antarlembaga legislatif merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
“Harapannya, hasil diskusi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kedua belah pihak dalam menjalankan fungsi pengawasan legislatif dan evaluasi kinerja kepala daerah,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, Niklas Silangen turut didampingi oleh jajaran pejabat sekretariat DPRD Sulut, di antaranya Pelaksana Tugas Kepala Bagian Keuangan Octa Lapian, Kasubbag Fabiola Sumampouw, serta Kasub Analisis Kebijakan Muda Justman Entjaurau.(gel)
Editor : Angel Rumeen