MANADOPOST.ID—Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBD menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara beserta seluruh jajaran atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sulawesi Utara tahun anggaran 2025.
Dalam rapat paripurna yang digelar pada Selasa (2/6), Silangen menyampaikan apresiasi tersebut tidak hanya mewakili pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sulut, tetapi juga mencerminkan suara masyarakat Sulawesi Utara atas keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara baik.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, serta mewakili masyarakat Sulawesi Utara, kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara beserta seluruh jajaran atas capaian opini WTP,” ungkapnya.
Ia menegaskan capaian WTP tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen, integritas, dan konsistensi pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan kesungguhan seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan publik.
Lebih lanjut, dia menilai pengelolaan keuangan daerah yang tertib, efektif, dan bertanggung jawab menjadi fondasi penting dalam memperkuat pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ia berharap capaian ini dapat menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat disiplin dalam pengelolaan anggaran.
“Kiranya capaian ini dapat terus menjadi motivasi untuk memperkuat kualitas pelayanan publik, meningkatkan disiplin pengelolaan keuangan daerah, serta memperkokoh sinergi antar seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP harus diikuti dengan komitmen nyata dalam pelaksanaan program-program pembangunan yang tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sulut mengutip nilai moral yang bersumber dari Alkitab, Amsal 21:3 yang berbunyi, “Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan Tuhan daripada korban.” Ia menilai pesan tersebut mengandung makna penting bahwa setiap pengabdian dan tanggung jawab yang dijalankan dengan kejujuran, integritas, dan keadilan akan menjadi landasan moral yang kuat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.(gel)
Editor : Angel Rumeen