Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Rhesa Waworuntu Puji Sukses Pilhut di Minahasa, Pemimpin Terpilih Diminta Rangkul Warga

Angel Rumeen • Rabu, 17 Juni 2026 | 21:44 WIB
Rhesa Waworuntu
Rhesa Waworuntu

ManadoPost.id – Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Utara, Rhesa Waworuntu, mengapresiasi pelaksanaan pemilihan hukum tua (Pilhut) serentak di Kabupaten Minahasa yang berlangsung pada Rabu (17/6/2026).

 

Menurut Rhesa, pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat desa tersebut berjalan dengan baik, aman, dan damai. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam mengawal proses pemilihan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan pemungutan suara.

 

“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga pemilihan hukum tua serentak di Kabupaten Minahasa dapat berjalan lancar, aman, dan damai,” ujar Rhesa Waworuntu.

 

Politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulut itu menyampaikan penghargaan kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, aparat keamanan, serta masyarakat yang telah menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.

 

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Minahasa, TNI, Polri, panitia pelaksana, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang kondusif selama pelaksanaan Pilhut serentak.

 

Rhesa menilai suasana aman dan tertib yang tercipta selama proses pemilihan menjadi indikator bahwa masyarakat Minahasa semakin matang dalam menyikapi perbedaan pilihan politik. Ia berharap kondisi tersebut terus terjaga pascapemilihan sehingga stabilitas dan persatuan masyarakat tetap terpelihara.

 

Lebih lanjut, Rhesa juga menyampaikan ucapan selamat kepada para calon yang berhasil memperoleh kepercayaan masyarakat untuk memimpin desa masing-masing sebagai hukum tua.

 

Ia mengingatkan bahwa kemenangan dalam kontestasi demokrasi bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik saat pemilihan berlangsung.

 

“Kepada hukum tua yang terpilih, saya berharap dapat merangkul seluruh masyarakat. Tidak boleh ada sekat-sekat akibat perbedaan pilihan. Semua warga adalah bagian dari desa yang harus dilayani dan diperhatikan secara adil,” katanya.

 

Menurut Rhesa, rekonsiliasi dan persatuan menjadi hal yang sangat penting setelah proses pemilihan selesai. Dengan merangkul seluruh elemen masyarakat, pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga.

 

Ia juga mengajak masyarakat yang berbeda pilihan untuk kembali bersatu dan bersama-sama mendukung program pembangunan di desa masing-masing. Semangat kebersamaan, kata dia, harus menjadi modal utama dalam membangun desa yang maju, sejahtera, dan harmonis.(*)

Editor : Angel Rumeen
#Rhesa Waworuntu #Pilhut Minahasa