MANADOPOST.ID—Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Utara Adriana Dondokambey, menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Sekretariat DPD RI Dapil Sulut. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelayan khusus dan pendeta dari GMIM Jemaat Moria Kolongan serta GMIM Jemaat Bukit Moria Kolongan, 14 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DPD RI untuk terus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui sosialisasi tersebut, peserta diajak memahami kembali pentingnya mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Empat Pilar Kebangsaan yang disosialisasikan meliputi Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan yang merekatkan keberagaman bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Adriana Dondokambey menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Menurutnya, pendeta dan pelayan khusus memiliki posisi strategis dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta semangat persatuan kepada jemaat melalui pelayanan dan pembinaan rohani.
Ia berharap pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan tidak hanya menjadi materi sosialisasi semata, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu memperkuat rasa cinta tanah air dan memperkokoh persatuan bangsa.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti pemaparan materi serta berdiskusi mengenai tantangan menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika kehidupan sosial yang terus berkembang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekretariat DPD RI Dapil Sulawesi Utara, Sugiharto, SE, M.Si. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai wawasan kebangsaan.(*)
Editor : Angel Rumeen