Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Momen Prabowo Kaget Diberi Pulpen oleh Presiden Belarus Usai Penandatanganan Buku Tamu

ALengkong • Kamis, 2 Juli 2026 | 13:33 WIB
Sumber foto: ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman -
Sumber foto: ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman 

 

JAKARTA, MANADOPOST.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tampak terkejut saat menerima sebuah pulpen dari Presiden Belarus Alexandr Lukashenko usai prosesi penandatanganan buku tamu kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden, momen tersebut terjadi setelah Lukashenko menandatangani buku tamu kenegaraan di Ruang Kredensial. Pulpen berwarna hitam dan emas yang digunakan Lukashenko untuk menulis itu kemudian diserahkan kepada Prabowo, yang sempat terlihat sedikit terkejut sebelum menerima dan menyimpannya di saku jas.

Kedua pemimpin negara kemudian berjabat tangan dan mengikuti sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan Belarus. Prosesi tersebut berlangsung setelah kedua kepala negara saling memperkenalkan delegasi masing-masing.

Prabowo memperkenalkan jajaran delegasi Indonesia yang mendampinginya, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sementara itu, Lukashenko memperkenalkan delegasi Belarus yang antara lain terdiri atas kedua putranya, Dmitry Lukashenko dan Nikolai Lukashenko, Wakil Perdana Menteri Viktor Karankevich, Menteri Luar Negeri Maxim Ryzhenkov, Wakil Ketua Pertama Dewan Bank Nasional Alexandr Yegorov, serta Ketua Presidium Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Uladzimir Karanik.

Usai rangkaian penyambutan, kedua pemimpin menggelar pertemuan empat mata di ruang kerja Presiden. Salah satu agenda utama kunjungan kenegaraan Lukashenko adalah peluncuran "Road Map for Bilateral Cooperation 2026–2030" sebagai kerangka penguatan kerja sama kedua negara di bidang ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, kebudayaan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi.

Belarus merupakan salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Eurasia sekaligus anggota kunci Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Indonesia dan EAEU sebelumnya telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas pada Desember 2025.

Editor : ALengkong
#Presiden Belarus #Kunjungan Kenegaraan #prabowo