MANADOPOST.ID—Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara Ny. Anik Yulius Selvanus, didampingi Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Utara Ny. Dr. Merry Elisabeth Kalalo bersama jajaran pengurus TP PKK Sulut melaksanakan kunjungan kerja ke Sentra Kerajinan Kulit Manding, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas organisasi dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada sektor industri kreatif berbasis kerajinan.
Kunjungan itu dimanfaatkan untuk melihat secara langsung proses produksi berbagai produk berbahan dasar kulit yang telah menjadikan Manding sebagai salah satu sentra kerajinan kulit terbesar dan paling dikenal di Indonesia. Rombongan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, teknik pengerjaan, hingga tahap penyelesaian produk yang memiliki nilai seni sekaligus nilai ekonomi tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Anik Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha dan perajin yang mampu mempertahankan kualitas produk di tengah perkembangan industri yang semakin kompetitif. Menurutnya, keberhasilan Sentra Kerajinan Kulit Manding tidak hanya ditentukan oleh keterampilan para perajin, tetapi juga oleh kemampuan mereka beradaptasi dengan kebutuhan pasar tanpa meninggalkan ciri khas budaya dan nilai tradisional yang menjadi identitas produk.
"Kami melihat langsung bagaimana kreativitas dan inovasi menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan usaha. Konsistensi para perajin dalam menghasilkan produk berkualitas patut menjadi inspirasi bagi pengembangan UMKM di Sulawesi Utara," ujar Ny. Anik.
Ia menilai pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran yang dapat diterapkan dalam pengembangan UMKM di Sulawesi Utara. Mulai dari peningkatan kualitas produk, penguatan desain, hingga strategi pemasaran yang mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Menurutnya, potensi kerajinan dan produk unggulan daerah di Sulawesi Utara sangat besar apabila dikelola secara profesional dengan mengedepankan inovasi dan kualitas.
Selain menjadi sarana belajar, kunjungan kerja tersebut juga membuka peluang terjalinnya kerja sama dan pertukaran pengalaman antara pelaku UMKM di Sulawesi Utara dengan para perajin di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kolaborasi seperti ini dinilai penting untuk memperkuat daya saing produk lokal sekaligus memperluas jaringan pemasaran di tingkat nasional maupun internasional.
TP PKK Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor UMKM. Organisasi ini memandang bahwa usaha kecil dan menengah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Melalui kunjungan tersebut, TP PKK Sulut berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi referensi dalam merancang berbagai program pembinaan bagi pelaku UMKM di Sulawesi Utara. Pendampingan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan produk yang memiliki nilai tambah diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha yang lebih mandiri, inovatif, dan siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi wujud komitmen TP PKK Provinsi Sulawesi Utara untuk terus mencari praktik-praktik terbaik dari berbagai daerah sebagai bahan pembelajaran dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan UMKM Sulawesi Utara dapat berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah.(*)
Editor : Angel Rumeen