ManadoPost.id — Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) daerah pemilihan Minahasa Selatan (Minsel)–Minahasa Tenggara (Mitra), Capt. Remly Kandoli, M.Mar, mengapresiasi perhatian Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul rampungnya pekerjaan perbaikan ruas jalan Kalait–Pontak–Lobu dengan nilai anggaran sekitar Rp2,5 miliar.
Jalan yang menghubungkan wilayah Minsel dan Mitra itu merupakan salah satu akses strategis masyarakat. Keberadaan ruas jalan tersebut sangat penting dalam menunjang mobilitas warga, termasuk aktivitas perekonomian dan pengangkutan hasil-hasil pertanian.
Remly menilai penyelesaian pekerjaan tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat di tingkat desa tetap mendapat perhatian pemerintah daerah, meskipun pemerintah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
“Di tengah efisiensi anggaran, keinginan untuk terus memperhatikan aspirasi masyarakat di desa diwujudkan dengan pengerjaan jalan Kalait–Pontak–Lobu yang dibanderol Rp2,5 miliar. Ini menunjukkan kepedulian dan keberpihakan Bapak Gubernur terhadap akses jalan strategis,” ujar Remly, Rabu (2/9/2026).
Politikus PDI Perjuangan yang duduk di Komisi III DPRD Sulut bidang pembangunan itu mengatakan, pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut tidak berhenti pada pekerjaan yang telah rampung.
Menurutnya, pengawalan terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat Minsel dan Mitra akan terus dilakukan. Terlebih, masih terdapat bagian ruas jalan yang membutuhkan penanganan lanjutan untuk memastikan konektivitas antardaerah semakin baik.
Remly mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk pekerjaan lanjutan sepanjang kurang lebih dua kilometer pada tahun anggaran 2027. Anggaran tersebut disebut telah tertata dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut.
“Kita tentu berharap apa yang sudah dimulai ini dapat terus dilanjutkan. Masih ada sekitar dua kilometer yang membutuhkan penanganan dan untuk itu anggaran Rp5 miliar sudah disiapkan pada 2027,” katanya.
Menurut Remly, kondisi jalan yang semakin baik akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Selain memperlancar perjalanan, akses yang memadai juga dapat menekan biaya dan waktu distribusi hasil pertanian dari desa menuju pusat-pusat perdagangan.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Yulius Selvanus atas perhatian terhadap aspirasi masyarakat di wilayah Minsel dan Mitra.
Sebagai wakil rakyat dari dapil Minsel–Mitra, Remly menegaskan dirinya akan terus mengawal berbagai kebutuhan pembangunan yang menjadi aspirasi masyarakat. Infrastruktur, kata dia, menjadi salah satu sektor yang harus mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga.
Mewakili masyarakat Minsel dan Mitra, Remly berharap pola pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tersebut dapat terus dilakukan secara merata di berbagai wilayah Sulut.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan DPRD dalam memastikan program pembangunan yang telah menjadi kebutuhan masyarakat dapat direalisasikan.
Remly sendiri dikenal vokal dalam menyuarakan kepentingan masyarakat, khususnya aspirasi dari daerah pemilihannya. Ia menilai pembangunan infrastruktur harus terus dikawal agar tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan rampungnya perbaikan jalan Kalait–Pontak–Lobu, Remly berharap mobilitas masyarakat di kawasan tersebut semakin lancar dan aktivitas ekonomi, terutama distribusi hasil pertanian, dapat berjalan lebih efektif.(gel)
Editor : Angel Rumeen