MANADOPOST.ID—Anggota DPRD Sulawesi Utara Amir Liputo berharap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara menjadi momentum untuk memperkuat kedewasaan demokrasi sekaligus membangun kembali semangat persatuan di tengah masyarakat.
Menurut politikus PKS ini, perjalanan Sulawesi Utara yang telah memasuki usia 62 tahun seharusnya berjalan seiring dengan semakin matangnya kehidupan demokrasi. Perbedaan pandangan politik maupun kepentingan, kata dia, tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah.
Amir justru melihat perbedaan sebagai potensi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan gagasan dan kekuatan baru bagi pembangunan Sulawesi Utara.
“Jadikan perbedaan itu sebuah kesempatan untuk menggali potensi dari masing-masing yang berbeda untuk kita satukan dalam rangka membangun Sulut,” ujar Amir.
Ia menilai pembangunan daerah di tengah kondisi yang semakin kompleks tidak dapat dilakukan oleh satu kelompok atau kekuatan saja. Dibutuhkan kolaborasi, komunikasi, dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat agar program pembangunan dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Zaman seperti ini tidak ada kekuatan yang bisa tampil sendiri untuk membangun Sulut. Kita perlu berkolaborasi satu sama lain,” katanya.
Ia mengingatkan agar masyarakat dapat meninggalkan rivalitas politik ketika momentum pemilihan telah selesai. Fokus berikutnya adalah bagaimana seluruh elemen daerah dapat kembali bekerja bersama untuk kepentingan pembangunan Sulawesi Utara.
“Tinggalkan perbedaan, tinggalkan persaingan saat-saat Pemilu dan Pilkada karena zaman semakin sulit. Jadi kita butuh kesatuan dan persatuan,” tegasnya.
Ia menegaskan persatuan dan kesatuan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang terus berkembang. “Dengan kesatuan dan persatuan, Sulut maju, pembangunan akan berkelanjutan,” pungkas Amir.(gel)
Editor : Angel Rumeen