Sandra RondonuwuMANADOPOST.ID—Rencana Pembangunan Jangka Menengah Sulawesi Utara (Sulut) 2021-2026 sedang dibahas. Legislator DPRD Sulut Sandra Rondonuwu kemudian menyebut jika isu utama yang jadi perhatiannya dalam RPJMD Olly Dondokambey dan Steven Kandouw ini adalah Sulut menjadi Super Hub di kawasan Indonesia Timur. “Super Hub itukan adalah program meningkatkan status bandara maupun pelabuhan yang melayani penerbangan atau jalur eksplor langsung ke negara-negara tujuan internasional. Konsekuensi dari itu adalah, akan menarik semua potensi di wilayah Sulut, maupun sekitar kita, untuk kemudian menjadi potensi yang harus dikembangkan di daerah kita ini,” urainya. Saron, sapaan akrabnya mengatakan, dirinya mendorong, bidang pertanian harus ada wilayah-wilayah yang ditetapkan menjadi wilayah pertanian organik. “Karena dibutuhkan oleh negara lain dari kita adalah pertanian-pertanian organik. Bahkan sampai cabaipun misalnya, Jepang meminta dari kita agar organik. Bawang merah harus organik, wortel atau kentang pokoknya semua itu harus organik,” tukasnya. Kemudian, lanjut Saron, harus lihat bagaimana jalur perdagangan. “Sudah dibuka penerbangan ke Japan, Korea, dan sebagainya. Harus juga didorong supaya hasil-hasil produksi kita yang dibawa ke sana memang dari Sulut. Tidak lagi harus dari Sulut ke Surabaya atau ke daerah lain. Itu memakan waktu cukup lama, sementara jarak tempuh dari Sulut menuju negara tersebut adalah sangat singkat. Inilah yang kemudian harus dilakukan terobosan,” ujarnya. Dia mendorong pemerintah segera melakukan terobosan melihat simpul mana yang harus dioptimalkan lagi.(*) Editor : Angel Rumeen