Evans Steven Liow, Mr Problem Solver di Kabinet OD-SK Sulut Hebat
Clavel Lukas• Selasa, 3 Agustus 2021 | 07:20 WIB
Maximilaian Jonas LombanSOSOK Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Prov Sulawesi Utara Evans Steven Liow selalu mendapat perhatian khusus tokoh masyarakat Nyiur Melambai. Ketua BAMAG-LKKI Pdt Johan Manampiring MSi bersyukur kabinet OD-SK memiliki birokrat yang dekat dengan tokoh agama dan mampu mewujudkan inovasi program pimpinan. Kata Pdt Manampiring, Liow memiliki karunia diplomasi dan komunikasi serta memiliki kemampuan membangun bahkan menyelesaikan masalah dengan baik. Salah satunya menyelesaikan kepengurusam ganda ormas. “Seperti BAMAG, KNPI, organisasi budaya dan sebagainya. Kami tokoh-tokoh agama sering berkomunikasi dengan baik bahkan kami boleh dekat dengan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur serta harmonisasi antar golongan gereja dan organisasi keagamaan ikut dibangun,” tutur Pdt Manampiring. Senada disampaikan Tokoh Pemuda Sulut Oktavianus Kerap. Liow adalah figur masa depan birokrat Sulawesi Utara. “Beliau (Liow) piawai dalam menyelesaikan masalah. Salah satunya KNPI Sulut," Begitu juga Rio Dondokambey SE. “Bahkan terakhir, demo mahasiswa Papua, diterima oleh beliau dan langsung reda dan mereka (pendemo) puas dalam penanganan,” sebutnya. Bahkan, tugas kategori mission imposible oleh OD-SK dituntaskan dengan baik. Pola kerja sama TNI-POLRI berjalan dengan baik karena intervensi gubernur dan wakil gubernur. “Ini karena mereka menempatkan figur birokrat Mr Problem Solver dengan tepat, Bung Evans Steven Liow,” pujinya. Kemudian, Kerap menambahkan, koordinasi luar biasa dan pola kepemimpinan kolaboratif yang dibangun oleh OD-SK benar-benar mampu mendorong Kesbangpol bekerja sama secara sinergi, baik baik TNI-POLRI, BIN, Kejaksaan, Pengadilan Tinggi, FKUB, BAMAG-LKKI, Ormas, KPU, Bawaslu, Kemenkuham, Kanwil Kemenag. Lain halnya dengan Drs Ventje Rumambi. Mantan Sekretaris Kopri Kota Manado ini mengamati karir Liow justru ketika menjadi Ketua Karang Taruna dan Sekretaris BKSAU Taas, serta Pnt Remaja GMIM Berhesda Taas. Sementara untuk karir birkorasi, Liow bersinar sejak menjadi sekcam Bitung Timur. Berprestasi menyelesaikan konflik demo Brigade Manguni di pelabuhan penyeberangan. Selanjutnya menjadi Camat DI Tareran. Pilhut Tareran Raya dan Suluun aman. Bahkan, menyelesaikan demi anti pemekaran Minsel. “Sekalipun akhirnya lebngser kare isu dekat dengan PDIP." Liow kemudian dipercaya menjabat Kabag Humas Protokol oleh RM Luntungan. Saat menjabat Camat Toluaan mampu mengjadang demo anti pemekaran Mitra. Program Bangga Desa yang dilakukan sukses membangun infrastruktur. Saat jadi Kaban PMD Mitra memboyong aparat desa belajar di ST Pembangunan Masyarakat Yogyakarta, almamaternya. "Bahkan seluruh aparat desa diusulkan menjadi ASN,” lanjut Rumambi. Liow kemudian ditarik jadi Kabag Humas Sekprov Sulut. “Sukses jadi juru bicara gubernur saat WOC dan Sail Bunaken,” pungkasnya. Liow juga dinilai setia dalam pelayanan. “Di mana ditugaskan selalu berhasil, pengagas berdirinya Panji Yosua PKB GMIM,” kata Pnt PKB Ventje Pinontoan. Manado juga mencatatbsejarah 1.788 pasang nikah massa saat Liow menjadi Kadis Dukcapil. Ditarik jadi Kadispora Sulut, dan berhasil ikut PON saat anggaran tak memungkinkan. Dia dijuluki dan dikenal dengan ucapan ‘Ngana kira daong lemong’. “Bahkan saat Kasat Pol-PP, beliau berhasil mengamankan aset dan tanah Pemprov Sulut,” ungkapnya. Pinontoan berharap, kedepan Liow terus diberkati Tuhan dan dipercayakan OD-SK dalam kepemimpinan menuju Sulut tambah hebat. “Selamat ulang tahun ke-49 tahun sahabatku Evans Steven Liow SSos MM. Sukses selalu dan diberkati Tuhan bersama keluarga,” ucapnya.(*) Editor : Clavel Lukas