INTERUPSI! Penanganan Covid-19 di Bolmong Diduga Tak Becus
Angel Rumeen• Selasa, 7 September 2021 | 08:28 WIB
PhotoMANADOPOST.ID—Anggota DPRD Sulut Yusra Alhabsyi menyinggung penanganan Covid-19 di Bolmong Raya (BMR). Dinilai politikus PKB ini, pemerintah provinsi harus memberi perhatian khusus di daerah pemilihannya. “Jika data (kemarin) menyebut Bolmong zona orange saya menyangsikannya. Setelah lakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk dengan Dinkes, mereka tidak pernah tes ke masyarakat,” kata Alhabsyi saat interupsi di sela paripurna yang dihadiri Gubernur Olly Dondokambey, Senin (6/9). Selanjutnya dia mengatakan, dari sampel Puskesmas yang dia ambil di daerah yang dipimpin Bupati Yasti Soepredjo tersebut, semuanya tak memiliki alat rapid antigen. “Ada lima Puskesmas yang jadi sampel saya. Kelimanya tak punya alat rapid antigen. Saya konfirmasi ke dinas kesehatan di sana, katanya tidak ada anggaran. Kondisi ini sangat memprihatinkan,” keluh Yusra. Personel Komisi IV ini menambahkan, hampir tiap hari ada kabar duka datang dari desa-desa di Bolmong. Yusra pun meminta Gubernur Sulut turun tangan atas temuannya ini. “Sebelum terjadi yang lebih para di Bolmong Raya, saya yakin Pak Gubernur mampu mengambil langkah, berkoordinasi dengan pemda. Jangan sampai secara data baik-baik saja tapi kondisinya tidak aman,” ucapnya.(gel) Editor : Angel Rumeen