Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Fakultas Keperawatan Universitas Klabat Sukses Gelar 1st Virtual International Conference in Nursing, Health Sciences and Technology

Tanya Rompas • Kamis, 5 November 2020 | 14:38 WIB
Photo
Photo
MANADO— Fakultas Keperawatan Universitas Klabat di bawah kepemimpinan Dekan Lovely G Sepang BSN MKM dan panitia yang diketuai Ns Reagen J Mandias MM MSN, pada 4 November 2020 sukses menggelar 1st Virtual International Conference in Nursing, Health Sciences and Technology (1st V-ICNHT). V-ICNHT yang dimulai pukul 09.00 dan berakhir pukul 17.00 WITA ini, bertemakan “Nurse's Role in Maintaining and Enhancing the Quality of Life in Facing Exhaustion and Adjusted Lifestyle of COVID-19 Pandemic”. Acara diawali sambutan ketua panitia, diikuti sambutan Universitas Klabat sebagai tuan rumah yang dibawakan DR Marthen Sengkey yang diwakili Joppi J. Rondonuwu PhD dan dibuka secara resmi oleh Pjs Gubernur Sulut DR Drs Agus Fatoni MSi yang diwakili oleh dr Jemmy Janeman Ronny Lampus MKes. “Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk menghadapi era digital ini, menyiapkan perawat bertaraf internasional yang kompeten dalam aspek intelektual, interpersonal dan teknikal,” harap Pjs Gubernur Sulut. V-ICNHT dihadiri sekitar 650 partisipan dari dalam dan luar negeri (Thailand, Taiwan, Filipina, Malaysia, Rusia, dan Australia) dan juga dari institusi rumah sakit dan institusi pendidikan keperawatan sekitar. Kegiatan ini juga diberikan SKP oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dengan sambutan yang dibawakan oleh Ns James R Maramis MAN, selaku sekretaris PPNI Minahasa Utara. V-ICNHT ini juga didukung oleh co-hosts yaitu Universitas Katolik De La Salle Manado dan STIKES Husada Mandiri Poso. Keynote speaker Lai Wei-Shu PhD dari National Cheng Kung University, Taiwan. Sementara Invited Speakers berasal dari empat negara, yakni Susy A Jael PhD RN dari Adventist University of the Philippines, DR Muhammad Hadi SKM MKep dari Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia, Jarurat Sriratanaprapat FNP RN PhD dari Asia Pacific International University, serta Shanti E Solomon PhD RN dari Adventist College of Nursing and Health Sciences, Malaysia. Keynote Speaker Lai, Wei-Shu PhD, mempresentasikan bagaimana Taiwan menyediakan layanan paliatif yaitu mempersiapkan kematian dengan tenang, terutama dalam banyak kasus COVID-19 ini dimana sering pasien meninggal sendirian, perawatan paliatif yang mencakup mempersiapkan pasien dan keluarga secara mental untuk meninggal dengan tenang. Susy A Jael PhD RN, menekankan bagi para pengajar cara-cara praktis dan kreatif menyelenggarakan pendidikan keperawatan secara virtual dengan meminimalisir tekanan yang terjadi pada mahasiswa. Sementara Jarurat Sriratanaprapat FNP RN PhD, memberikan informasi bagaimana Thailand meminimalkan penyebaran COVID-19 sehingga kematian tenaga medis khususnya perawat ditekan sampai hanya 5 kasus sampai sekarang ini. Thailand telah menerapkan penalti khusus sehingga dapat menekan kasus kematian seminimal itu. Kemudian, Shanti E Solomon PhD RN, menekankan bahwa pada era menjelang 5.0, yang walaupun banyak pekerjaan sudah mulai tergantikan dengan Artificial Intelligence, profesi keperawatan tidak akan pernah tergantikan oleh robot. Karena walaupun robot memiliki smart brain tetapi tidak memiliki hand and heart untuk memberikan sentuhan terapeutik.(*) Editor : Tanya Rompas
#Fakultas Keperawatan #Universitas Klabat #V-ICNHT