Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kemenparekraf Monitor Implementasi Program DSP Likupang

Tanya Rompas • Rabu, 11 November 2020 | 21:04 WIB
Photo
Photo
MANADOPOST.ID— Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memonitor implementasi program Destinasi Super Prioritas (DSP) Likupang, dengan diadakannya Focus Group Discussion 'Koordinasi dan Sinkronisasi Data' di Four Points Hotel Manado, Rabu (11/11). Dikatakan, koordinator pengolahan Datin Kemenparekraf Siti Qomariana, bahwa kegiatan ini adalah untuk menyeragamkan data-data yang terkait dengan pariwisata dan ekonomi kreatif, jadi disini kita berkoordinasi dengan daerah untuk data-data pariwisata dan ekonomi kreatif. "Kami memang saat ini sudah membuat platform tetapi bagaimana cara untuk mengisi yang utama adalah kontennya itu kami tidak bisa mengisi sendiri yang bisa itu kan sebenarnya yang tahu situasi dan kondisi di Likupang, dan itu adalah provinsi dan daerah tersebut. Nah, kami mengkolaborasikan data-data tersebut dan sebenarnya juga data bukan hanya dimiliki saja tapi data ini nanti bisa berbagi pakai antara pusat dan daerah lainnya untuk menentukan bagaimana kebijakan-kebijakan yang akan diambil, kedepannya seperti apa kemudian untuk pengembangan dari Likupang sendiri itu bisa digunakan data-data ini," tuturnya. Kata Siti, untuk mengembangkan sesuatu kan kita harus berdasarkan data, bagaimana mengembangkan sesuatu jika datanya tidak kita sajikan tidak kita miliki. "Tadi saya sudah paparkan ada empat komponen sebenarnya untuk satu data pariwisata dan ekonomi kreatif. Jadi kami sudah memetakan data-data apa saja yang ada di pariwisata dan ekonomi kreatif. Kemudian nanti kami akan membuatkan standarisasi datanya dan nanti juga akan ada peraturan keputusan menteri untuk data-data pariwisata dan ekonomi kreatif ini," tambahnya. Kata dia, kegiatan pertama ini sudah cukup efektif karena kan ini fokus kami yang pertama adalah program prioritas dari kementerian yaitu DSP, nanti  tinggal kesinambungannya karena ini sebenarnya kolaborasi bukan hanya baik di pusat, Kemenparekraf dan Pusdatin saja. Sementara itu, Hani Wayong Kepala Biro Ekonomi Pemprov Sulawesi Utara, mengatakan koordinasi dan sinkronisasi data dapat menyatukan pendapat dan pikiran sehingga Kawasan Ekonomi Khusus Likupang menjadi tujuan para tourist yang ada dan mereka dapat merasa nyaman dan bangga dikawasan destinasi ini. "Kawasan destinasi ini sedang dalam proses pembangunan dan semoga pengoperasionalnya nanti akan meningkatkan perekonomian daerah dan tentunya negara," tutupnya.(*) Editor : Tanya Rompas
#Kemenparekraf #Destinasi Super Prioritas #Likupang