Wagub Steven Kandouw Warning Seleksi CPNS dan PPPK, Ada Apa?
Baladewa Setlight• Minggu, 16 Mei 2021 | 14:26 WIB
Kasubbag Umum LPMP Sulut Febry Dien saat memberikan keterangan kepada awak media.MANADOPOST.ID - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam waktu dekat, berpotensi untuk kembali menggelar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini bisa terjadi, pasalnya baik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut maupun pemerintah di 15 kabupaten/kota, telah melakukan pengusulan formasi CPNS dan PPP kepada pemerintah pusat. "Kan kita sudah mengusulkan formasi. Daerah-daerah juga setahu saya sudah melakukan pengusulan formasi. Pak Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) juga kan telah datang dan memastikan untuk rekrutmen CPNS dan PPPK. Dan Pak Gubernur Olly Dondokambey juga telah menyampaikan apa saja prioritas perekrutannya," ungkap Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw. Kandouw menerangkan bahwa seleksi penerimaan CPNS dan PPPK terus dapat dilaksanakan secara objektif, transparan dan akuntabel, bekerjasama dengan BKN dalam pelaksanaan seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). "Kita sudah tetapkan. Transparan atau tidak silahkan kalian nilai sendiri. Kan nilai-nilainya sudah langsung terlihat, sapa yang capai passing grade dan siapa yang tidak capai. Semua langsung diketahui usai melakukan seleksi. Baik itu CPNS maupun PPPK. Semua transparan," bebernya. Kandouw mewarning seleksi CPNS dan PPPK yang akan segera bergulir. Menurutnya bahwa, di Pemprov Sulut tidak ada lagi sistem titip-titipan atau orang dalam saat perekrutan CPNS maupun PPPK. "Kalau lulus, ya lulus. Kalau tidak ya tidak. Semua akan dibuktikan dari nilai dalam seleksi tersebut. Tidak ada lagi titip-menitip, atau orang dalam. Pak Gubernur Olly Dondokambey, sangat menjaga integritas dalam setiap seleksi. Karena itu saya mengimbau kepada masyarakat agar jangan mempercayai calo. Tidak ada biaya dalam setiap seleksi tersebut. Yakin dan percaya kepada diri sendiri. Saya tahu ada yang ingin mengambil keuntungan dari seleksi CPNS ataupun PPPK, langsung kita tindak," kuncinya. (Balladewa Setlight) Editor : Baladewa Setlight