Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kerja Berat, Olly-Steven Kebut Bangun Sulut

Angel Rumeen • Senin, 24 Mei 2021 | 07:40 WIB
Olly Dondokambey
Olly Dondokambey
MANADOPOST.ID—Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey sudah menyerahkan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulut Tahun 2021-2026 pada DPRD Sulut untuk dibahas. RPJMD ini disusun untuk lima tahun ke depan. Namun Olly berkomitmen, dirinya dan Steven akan berusaha rencana lima tahun tersebut bisa lebih cepat tuntas. “Kalau bisa sampai 2024 di akhir masa jabatan kami,” sebut Olly. Menurutnya, dalam pembangunan periode pertama kepemimpinan Olly-Steven, Sulawesi Utara meraih berbagai keberhasilan. Dibuktikan lewat beberapa indikator makro yang menunjukkan capaian pembangunan dalam selang waktu 2016-2019, berada di atas rata-rata capaian pembangunan nasional. "Keberhasilan tersebut mengalami perlambatan akibat terjadinya bencana non-alam berupa pandemi Covid-19 yang mengharuskan Pemerintah Provinsi Sulut mengubah arah kebijakan dan fokus pembangunan pada 2020 hingga saat ini," ujar Olly. Akibat dampak pandemi Covid-19, dia juga mengungkapkan angka kemiskinan di Sulut mengalami sedikit kenaikan. Dari 7,5 persen di tahun 2019 menjadi 7,78 persen. Kenaikan angka kemiskinan tertinggi terjadi di Kota Manado. Demikian pula tingkat pengangguran terbuka dari 15 kabupaten/kota. 13 di antaranya mengalami kenaikan, kecuali Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. "Selanjutnya, kinerja pembangunan Sulut pada tahun 2020 mengalami kontraksi hingga berada pada angka 0,99%, khususnya yang terjadi di 6 kabupaten kota, dimana kontraksi terbesar dialami oleh Kota Manado yang mencapai 3,13%," jelasnya. "Hal ini direspon dengan mengarahkan fokus pembangunan daerah untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 seperti program Padat Karya Tunai serta pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," sambungnya. Terkait gambaran umum keuangan daerah, Gubernur menyampaikan Pemprov Sulut telah melaksanakan pengelolaan keuangan daerah secara profesional, sehingga oleh BPK RI selama periode pertama kepemimpinan Olly-Steven, Pemprov Sulut telah 7 kali berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Dari sisi pendapatan, terjadi peningkatan dalam belanja daerah secara umum pada tahun 2016-2020. Dari 2,91 triliun di 2016 menjadi 4,07 triliun di 2021, atau mengalami peningkatan ± 40%," tambahnya. Dari hasil evaluasi pelaksanaan pembangunan 2016-2020, Gubernur menerangkan beberapa permasalahan pembangunan yang akan menjadi perhatian maupun pelaksanakan pembangunan yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah. Antara aspek pelayanan dasar dan kesejahteraan sosial, aspek lingkungan hidup, aspek ekonomi, aspek infrastruktur, dan aspek hukum serta tata kelola . Kemudian dalam penyusunan RPJMD ini, memperhatikan beberapa isu strategis pembangunan. Mulai dari isu global, nasional, hingga isu daerah antara lain pandemi Covid-19, termasuk juga tujuan pembangunan berkelanjutan, revolusi industri, transformasi ekonomi, implementasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, pengembangan Sulut sebagai Superhub di kawasan Indonesia Timur, kebijakan pengembangan destinasi pariwisata super prioritas di Likupang, pengembangan kawasan perbatasan dan kepulauan, serta transformasi digital. Berdasarkan hal-hal tersebut, sesuai visi pembangunan Sulut 2021-2026 yaitu ‘Sulut Maju dan Sejahtera Sebagai Pintu Gerbang Indonesia di Kawasan Asia Pasifik’ maka prioritas pembangunan daerah Pemprov Sulut selama 5 tahun kedepan adalah mulai dari pemulihan ekonomi dan reformasi sosial dampak pandemi Covid-19, pembangunan dan perluasan konektivitas, meningkatkan sarana pendidikan yang layak dan adaptif teknologi serta dukungan serta dukungan bagi generasi milenial, meningkatkan soliditas dan peran tokoh agama dalam menjaga harmonisasi kerukunan yang telah terbina dengan baik, melanjutkan dan meningkatkan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan, lelanjutkan dan meningkatkan kualitas sektor pariwisata, percepatan pembangunan KEK, memperbanyak fasilitas pelayanan kesehatan,iIklim investasi dan usaha yang makin kondusif dengan kemudahan regulasi dan sistem perizinan, dan percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik. "Mudah-mudahan di akhir pemerintahan kami pada tahun 2024, target-target ini sudah tercapai semua. Semoga sinergitas yang terbina selama ini tetap dapat kita pelihara bersama demi kemajuan Provinsi Sulawesi Utara yang sama-sama kita cintai," tandas Olly.(gel) Editor : Angel Rumeen
#Olly Kebut Bangun Sulut #Olly-Steven #Pemprov Sulut #sulawesi utara #RPJMD 2021-2026 #Olly Dondokambey