MAGANG JEPANG: LPK Tsunagu Japan Indonesia siap terbangkan ratusan siswa asal Sulut ke Jepang. Suasana foto bersama pimpinan dan siswa LPK usai pelepasan keberangkatan oleh Disnakertrans Sulut, Rabu (23/3) kemarin.MANADOPOST.ID— Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut Erny Tumundo memberikan apresiasi yang tinggi kepada pengelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Tsunagu Japan Indonesia (TJI) karena telah berhasil membangun kemitraan dengan pemerintah lewat pelatihan berbasis kompetensi dalam rangka mempersiapkan generasi muda Sulut kerja dan mencari ilmu di Jepang. Menurut Tumundo, LPK Tsunagu jadi satu-satunya lembaga resmi di Sulut yang paling banyak mengirim pekerja ke luar negeri. “Sejauh ini kami menilai LPK Tsunagu adalah yang terbanyak mengirim pekerja ke luar negeri, utamanya ke Negeri Sakura Jepang. Dalam tiga bulan ke depan saja ada sebanyak 174 siswa Tsunagu yang akan diterbangkan,” ujar Tumundo saat diwawancarai usai pelepasan keberangkatan peserta magang di Kantor Disnakertrans Sulut, Rabu (23/3), kemarin. Selain terbanyak mengirim pekerja ke Jepang, LPK Tsunagu juga dinilai sebagai lembaga resmi yang banyak memiliki relasi di Jepang. “LPK Tsunagu berhasil membangun banyak kemitraan dengan berbagai sektor usaha di Jepang. Tercatat ada industri perhotelan, kontruksi, perikanan, pertanian, perkebunan, percetakan, pengelasan, industri baja, makanan, dan banyak lainnya. Tentu ini sangat membantu anak muda Sulut memilih pekerjaan sesuai minat dan bakat masing-masing. Banyak bidang pekerjaan di Jepang tersedia di LPK Tsunagu,” beber Tumundo sembari berharap LPK ini terus maju dan membangun kemitraan yang lebih luas lagi dengan pemerintah. Dalam pelepasan peserta magang tersebut, Ketua LPK TJI Liony Leontin Mongi diberikan kesempatan khusus mewakili seluruh LPK resmi memberikan sambutan pembuka. Mongi pun berterima kasih kepada Disnakertrans Sulut yang sudah mengundang pengelolah dan siswa untuk pelepasan keberangkatan ke Jepang. “Kami bersyukur karena Jepang akhirnya membuka kembali penerbangan internasional sejak awal Maret 2022. Memang antusiasme anak muda Sulut sempat menurun karena keberangkatan yang belum pasti akibat pandemi. Tetapi, dengan pembukaan kembali penerbangan internasional, kami harap bisa memberikan harapan baru kepada mereka untuk mulai kembali mewujudkan impian kerja di Jepang,” ucap Mongi dalam sambutannya. Dari data pemagangan, ada sebanyak 174 siswa magang LPK Tsunagu yang akan terbang ke Jepang dalam jangka waktu Maret hingga awal Mei 2022. Bahkan, ada 2 siswa akan segera diterbangkan pada 30 Maret 2022, akhir bulan ini. Selanjutnya menyusul pada 4 April, 6 April, 11 April, hingga awal Mei 2022. Selain itu, masih ada ratusan peserta lain yang sementara belajar Bahasa Jepang dan menunggu kloter pemberangkatan selanjutnya di tahun ini. “Kami akan selalu berkontribusi dalam program pemerintah menekan angka pengangguran di daerah. Kami juga mohon doa untuk seluruh siswa kami yang akan berangkat dalam waktu dekat, semoga segala urusan dipermudah yang Mahakuasa,” harap Mongi Sekedar info, LPK TJI masih terus membuka kesempatan bagi anak muda Sulut usia 19-29 Tahun untuk kerja di Jepang. Ada juga kelas eksklusif dengan syarat dan ketentuan berlaku. Info selengkapnya bisa dilihat di laman Facebook dan Instagram resmi Tsunagu Japan Indonesia. (*) Editor : Tanya Rompas