Pimpinan LPK Tsunagu Japan Indonesia Liony Leontin Mongi dan Akira Toda bersyukur bersama pemerintah dan tokoh agama saat peresmian gedung baru, Selasa (30/8) di Tonsealama, Tondano.MANADOPOST.ID- Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Tsunagu Japan Indonesia (TJI) berhasil membuktikan eksistensinya di Bumi Nyiur Melambai. Di momen perayaan HUT ke-5, LPK TJI meresmikan gedung belajar 4 lantai sekaligus pusat aktivitas manajemen berfasilitas mewah. Peresmian dilakukan langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Frits Muntu pada Selasa (30/8) di Tonsealama, Tondano. Muntu bilang, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa memuji pencapaian LPK TJI. "Atas nama pemerintah mengucapkan apresiasi dan selamat untuk segenap Manajemen LPK TJI yang boleh merayakan HUT ke-5 sekaligus boleh menggunakan gedung yang baru," ujarnya saat sambutan. LPK TJI memang pantas mendapat pujian dan penghargaan yang tinggi dari pemerintah. Sudah 5 Tahun lembaga ini berperan membantu program pemerintah menekan angka pengangguran di Sulut. Selain itu, lembaga ini ikut mendorong SDM Sulut makin berdaya saing dengan kerja sambil belajar langsung di negara maju, Jepang. Wartawan Manado Post sendiri mendapat informasi kalau lembaga ini adalah salah satu yang terbanyak mengirimkan tenaga kerja daerah ke luar negeri. "LPK TJI adalah salah satu lembaga resmi di Sulut dan termasuk yang paling banyak mengirim pekerja ke luar negeri utamanya ke Negeri Sakura Jepang, ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut Erny Tumundo Tumundo saat diwawancarai wartawan Manado Post. Pimpinan LPK Liony Leontin Mongi saat sambutan dihadapan pemerintah dan undangan menyebut sudah ada 380 siswa per Agustus 2022 yang magang ke Jepang melalui LPK TJI. "Makin tingginya minat anak muda magang ke Jepang membuat kami berpikir untuk menambah fasilitas. Salah satunya membangun gedung ini. Tentu ini semua boleh terwujud juga berkat kerjasama dan dukungan dari Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa," ucapnya. Sekedar info, LPK TJI adalah lembaga resmi di Sulut yang memiliki banyak relasi di Jepang. Lembaga ini berhasil membangun banyak kemitraan dengan berbagai sektor usaha di Jepang. Tercatat ada industri perhotelan, kontruksi, perikanan, pertanian, perkebunan, percetakan, pengelasan, industri baja, makanan, dan banyak lainnya. Masih dalam rangkaian acara, hadir di lokasi peresmian, Khadim Pdt Heski Manus MTh, Pdt Theodora Manus Tenda STh, Kadisnakertrans Sulut Erny Tumundo, Tokoh Masyarakat Minahasa Stevanus Vreeke Runtu, Kabag Protokol Kopim Minahasa Johnny Tendean, Kadisnaker Minahasa Djefry Sajow, Kepala UPTD BPTK Kelas A Sulut Rahel Rotinsulu, Camat Tondano Utara Jenie Sangari, Kapolsek Toulimambot Iptu J Tiha, Hukumtua Tonsealama Estefanus Dimpudus, Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Manado Jeacky Gerung bersama tim, Hukumtua Desa Kembuan Olke Walalangi, Pendeta-pendeta Pelayanan dan BPMJ GMIM Siloam Tonsealama, Pengurus Yayasan TJI serta Staf dan Pengajar LPK TJI. (*) Editor : Tanya Rompas