Kegiatan wisuda yang digelar Universitas Terbuka di Manado Convention Center (MCC) Manado Kamis (6/10) kemarin.MANADOPOST.ID— Universitas Terbuka (UT) Manado resmi mewisuda sekira 244 orang wisudawan wisudawati yang terdiri dari sebagian besar guru-guru yang tersebar di 15 kabupaten kota di Sulut. Hal ini diungkapkan Direktur UT Manado Dr Obed Bida dalam acara wisuda yang digelar di Manado Convention Center (MCC) Manado Kamis (6/10) kemarin. "Wisuda ini diharapkan bisa memberikan pemahaman bagi masyarakat Sulut. Agar apabila mau berkuliah bisa di UT," ungkapnya. Dia melanjutkan, UT hadir bagi mereka yang sibuk bekerja dan mereka yang ada di daerah terpencil. "Bisa kerja sambil kuliah, kami bisa menjangkau ke tempat yang jauh, bisa studi dengan tidak mengganggu aktifitas, UT yang paling pas, kami yang paling tepat," timpanya. Dia berharap, semua lapisan masyarakat Sulut yang berkeinginan untuk berkuliah di universitas agar dapat menangkap kesempatan ini. "Kami yang memiliki sistem perkuliahan jarak jauh. Sudah pasti sangat tepat bagi masyarakat yang memiliki aktifitas kerja yang padat," ucap dia. Lanjut dia, sehari sebelumnya dalam rangkaian kegiatan wisuda ini, UT pun menggelar seminar akademik wawasan kebangsaan bagi para wisudawan. "Ini penting untuk alumni.Diharapkan semua peserta atau alumni bisa memahami wawasan kebangsaan di era digital ini. Sehingga dapat dimanfaatkan secara bijak," tukas dia. Photo Disisi lain Ketua Panitia Kegiatan, Drs Ferry L S Korompis menambahkan untuk pelaksanaan seminar dan wisuda mahasiswa tidak memungut biaya lagi. "Baik sertifikat, snack, toga, topi, biaya untuk pendampingan semua biaya kegiatan di MCC tidak dibebankan kepada alumni lagi," bebernya. Menurut dia, sebenarnya ini bukan gratis, tetapi telah dibayar oleh mahasiswa melalui uang kuliah tunggal (UKT) selama kuliah. "Ini untuk mendukung program pemerintah agar perguruan tinggi melaksanakan sistem pembayaran melalui UKT dengan demikiian untuk masuk sampai dengan lulus mahasiswa telah bisa diprediksi berapa dana yang harus dikeluarkan oleh orang tua dan mahasiswa," terang dia. Disisi lain salah satu Alumnus Pendidikan Universitas Terbuka yang diwisuda Afrineke Nantingkaseh mengaku bersyukur kegiatan boleh berjalan dengan baik sesuai rencana. "Selama perkuliahan pun berjalan baik. Sesuai harapan," ungkapnya. Dia menambahkan, syukur pula karena pelaksanaan wisuda sama sekali tidak memungut biaya. "Ini nilai plusnya. Terimakasih UT. Bangga menjadi bagian UT," pungkas wanita asal Sangihe ini.(*) Editor : Tanya Rompas