Gubernur Sulut Olly DondokambeyMANADOPOST.ID - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) merupakan daerah yang berkembang pesat selang 6 tahun terakhir. Dimana segala sektor menunjukkan progres yang baik saat ini. Itu semua berkat sosok Olly Dondokambey yang telah memimpin Tanah Bumi Nyiur, selang 6 tahun terakhir. Tercatat, Olly Dondokambey lahir pada 18 November 1961 atau sekitar 61 tahun yang lalu. Dan saat ini nama Olly Dondokambey berhasil memimpin Sulut saat ini terpilih dan dilantik pada 12 Februari 2016. Sebelumnya, pada tahun 2004 ia memutuskan untuk menjadi calon legislatif dari PDI Perjuangan daerah pemilihan Sulut. Sosok Olly rupanya dipercaya oleh para pemilih di Tanah Bumi Nyiur Melambai dan ia pun lolos ke DPR periode 2004-2009. Saat itu dia dipercaya menjadi anggota Komisi XI. Satu tahun menjadi anggota dewan, ia dipercaya menjabat Wakil Ketua Komisi XI. Tahun 2009 ia kembali mencalonkan diri menjadi wakil rakyat untuk periode 2009-2014. Olly yang dikenal sangat ramah ini kembali mendapat kepercayaan rakyat Sulut. Sama seperti periode sebelumnya, ia kembali duduk di Komisi XI dan dipercaya menjadi Wakil Ketua Badan Anggaran. Olly kembali terpilih menjadi wakil rakyat periode 2014-2019. Dari 560 anggota DPR, Olly menempati peringkat 7 wakil rakyat yang mendapat suara terbanyak. ia meraup 237.620 suara. Kapasitasnya rupanya bisa tercium para petinggi PDIP. Sejak 2009, Ia dipercaya menjadi Bendahara Fraksi PDI Perjuangan. Setahun kemudian, dia malah diberi jabatan strategis, sebagai Bendahara Umum DPP PDIP. Jabatan itu tetap diembannya hingga saat ini. Di tingkat lokal Sulut, Olly Dondokambey terpilih menjadi Ketua DPD I PDIP Sulut sejak tahun 2012. Olly kembali terpilih menakhodai PDIP Sulut sampai saat ini. Olly Dondokambey satu-satunya kader PDIP di Indonesia yang menjabat Ketua DPD sekaligus petinggi DPP. Bahkan diketahui Olly Dondokambey pernah menempuh pendidikan di SMA Negeri Manado pada tahun 1982. Kemudian dia melanjutkan pendidikan ke Akademi Akuntansi Jayabaya sejak 1982 sampai 1984. Setelah itu Olly Dondokambey mengikuti pendidikan D3, Akademi Akuntansi Manado sejak 1984–1987 dan kemudian Olly Dondokambey bergelar S1, Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tri Dharma Widya, Jakarta pada 1995 sampai 1997. Bahkan terbukti ketika memimpin Sulut bersama Steven Kandouw, Olly Dondokambey membuktikan ketajamannya dalam mensejahterakan rakyat. Tercatat ada ratusan megaproyek prioritas nasional masuk ke Sulut berkat lobi Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Seperti Tol Manado-Bitung, Bendungan Lolak, Bendungan Kuwil, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, KEK Bitung, Bandara Lolak, Bandara Sitaro juga berkat Olly Dondokambey berhasil melakukan pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado. Kemudian di sektor pariwisata, Gubernur OD juga berhasil mendatangkan ribuan Wisatawan mancanagera (Wisman) dari China. Bukan hanya China, Singapura juga sempat menjajal pariwisata di Sulut. Berkat Gubernur Olly Dondokambey juga, kerjasama antar Sulut dan negara luar seperti Jepang, Korea, Australia, Amerika hingga China berhasil terbangun. Bahkan posisi Sulut juga mendapatkan pengakuan dari Pemerintah Pusat. Dimana posisi Sulut yang sangat strategis mampu dimanfaatkan Gubernur Olly Dondokambey. Sektor pertanian juga mampu survive ditangan Gubernur Olly Dondokambey. Dimana sektor pertanian berhasil mendongkrak perekonomian daerah yang saat ini Pertumbuhan Ekonomi bertumbuh sampai 6,62 persen. Angka yang luar biasa saat ini ditengah terpaan ancaman badai pendemik dan potensi resesi ekonomi tahun 2023. Sektor perikanan juga sangat menggelian ditangan Gubernur Olly Dondokambey. Dimana Jepang menjadi salah satu negara peminat ikan Tuna dari Sulut. Pesatnya pembangunan ketika dipimpin Gubernur Olly Dondokambey, diakui Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw. Menurut Wagub Kandouw, Olly Dondokambey adalah citra nyata SDM yang kuat dari Tanah Bumi Nyiur Melambai. Bahkan Wagub Kandouw menilai belum ada figur politik yang memiliki resolusi berpikir seperti Gubernur Olly Dondokambey. "Beliau ini saya lihat semua mahir. Bukan hanya ekonomi. Di infrastruktur beliau sangat hebat. Apalagi pertanian, perikanan dan perkebunan. Beliau ini adalah ahlinya. Bahkan ketika saya mendampingi beliau, banyak hal yang diluar nalar mampu dilakukannya. Apalagi menyangkut kesejahteraan masyarakat. Beliau sangat peduli itu," kuncinya. (ewa) Editor : Tanya Rompas