Komitmen ini ditegaskan Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama Wagub Steven Kandouw (ODSK), kepada 15 kepala dinas kesehatan se-Sulut, 198 kepala puskesmas, 54 Dirut rumah sakit yang ada di bumi nyiur melambai serta institusi kesehatan dan organisasi profesi.
Berlangsung di The Sentra Hotel, dihadiri Sekprov Steve Kepel dan jajaran Pemprov Sulut. Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andy Silangen bersama Bupati dan Wabup serta Walikota dan Wawali se-Sulut. Yang turut dihadiri daring oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr Maria Endang Sumiwi. Juga hadir langsung Plt Direktur Kesehatan Usia produktif dan Lansia Nida Rohmawati.
Gubernur menegaskan hal ini dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi ODSK. "Visi misi ODSK dalam rangka meningkatkan pelayanan dasar masyarakat. Ini salah satu upaya. Dalam Rakerkesda, kita bekerjasama untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh masyarakat Sulut. Agar supaya terkoordinasi dengan baik," katanya menambahkan hal ini juga sesuai dengan instruksi Presiden.
"Mana fungsi-fungsi daerah yang sudah bisa dan kita lakukan bersama. Ini kesempatan dalam rapat kerja daerah. Sehingga manfaat kehadiran pemerintah sesuai dengan instruktur bapak Presiden Jokowi, harus kita lakukan sampai di tingkat kecamatan," tegasnya.
Lanjutnya mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. "Rapat kerja ini memiliki tujuan, merumuskan langkah strategis dalam harmonisasi transformasi kesehatan. Dari pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Untuk menuju Sulut sehat dan sejahtera sebagai pintu gerbang ke asia Pasifik," ungkapnya sembari mengatakan ini mencerminka visi bersama dalam mewujudkan sistim kesehatan yang berkualitas.
"Akses layanan yang merata dan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Kita telah berkomitmen untuk memenuhi akses layanan kesehatan yang profesional di daerah," terangnya.
Tak hanya itu, OD berkomitmen pemerintah akan terus mendukung upaya tranformasi sistim kesehatan yang telah dilakukan oleh Kemenkes.
"Termasuk tranformasi kesehatan layanan primer, layanan kesehatan rujukan, ketahanan kesehatan dan pembiayaan kesehatan, sdm dan teknologi kesehatan," tegasnya.
"Bulan lalu Pemprov di departemen Kesehatan sudah ada mou dengan rumah sakit yang ada di Jakarta, untuk seluruh rumah sakit yang ada di Sulut," katanya.
"Hal ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh masyarakat. Juga telah menandatangani dengan BPJS kesehatan. Ini yang harus kita tingkatkan semua, agar pelayanan kesehatan masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik di Sulut," tambahnya.
Dia berharap langkah yang diambil akan berdampak baik kedepan. Halnya RS yang baru berdiri di beberapa daerah sudah mulai ada.
"Pemprov akan mensuport penuh juga apa yang kurang. Baik tenaga kesehatan maupun menunjang infrastruktur dan peralatan kesehatan di rumah sakit yang baru. Pemerintah pusat juga menopang terus kegiatan yang ada di Sulut," katanya.
"Kalau ada koordinasi yang baik, hasilnya akan lebih baik dalam melayani kesehatan bagi masyarakat. Karena ini tugas utama pemerintah dalam pelayanan dasar meningkatkan kesehatan masyarakat. Rapat koordinasi semua bisa berjalan dengan baik agar dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di Sulut," tegasnya lagi.(rez)
Editor : Tanya Rompas