Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

20 Ribu Kubik Sedimen di Sungai Tondano Kawasan Jembatan Megawati Dikeruk

Desmi Babo • Kamis, 31 Agustus 2023 | 08:00 WIB

Pengerukan sedimen yang sementara dilakukan di hilir Sungai Tondano, tepatnya di kompleks Jembatan Megawati Jalan Hasanuddin Kecamatan Singkil, Kota Manado.
Pengerukan sedimen yang sementara dilakukan di hilir Sungai Tondano, tepatnya di kompleks Jembatan Megawati Jalan Hasanuddin Kecamatan Singkil, Kota Manado.
MANADOPOST.ID- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) melaksanakan pengerukan sedimen sungai di hilir Sungai Tondano, tepatnya di kompleks Jembatan Megawati Jalan Hasanuddin Kecamatan Singkil, Kota Manado.

Pengerukan ini dilakukan BWSS I sebagai bagian dari penanganan banjir di wilayah perkotaan.
M

Kepala BWSS I, I Komang Sudana melalui PPK OP SDA III Frans Manampiring menyebutkan bahwa pengerukan Sungai Tondano merupakan pekerjaan lanjutan yang bertujuan untuk mengoptimalkan daya tampung dari Sungai Tondano serta untuk mengurangi resiko banjir saat terjadi hujan deras.

“Ini merupakan pekerjaan normalisasi lanjutan karena sedimennya sudah banyak,” kata Manampiring.

Adapun lingkup pekerjaan dari pengerukan sungai tersebut yakni pengangkatan sedimen pada area sungai sepanjang kurang lebih 100 meter juga pada lebar kurang lebih 100 meter.
“Pengerukan dan pengangkatan sedimen sudah dua minggu ini berjalan. Rencana total sedimen yang diangkat sejumlah 20 ribu kubik, dengan lama pekerjaan kurang lebih 1 bulan,” urai PPK OP SDA III ini.

Ia pun berharap melalui pengerukan sedimen tersebut, di musim penghujan, air dapat lancar untuk mengalir ke laut.
“Sehingga tidak menjadi banjir di lokasi tersebut. Terutama tidak terjadi penyumbatan di area hilir,” kunci Manampiring. (des)

Editor : Tanya Rompas
#Sedimen Sungai #Sungai Tondano #BWSS I #pengerukan