Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Harga Beras Melambung dan Langka di Sulut, Senator Stefanus BAN Liow Desak Penyaluran Cepat Beras SPHP

Foggen Bolung • Senin, 14 Juli 2025 | 10:34 WIB
Stefanus BAN Liow
Stefanus BAN Liow

MANADOPOST.ID—Warga Sulawesi Utara kembali dihadapkan pada persoalan pelik seputar kebutuhan pokok. Dalam beberapa pekan terakhir, harga beras melonjak tajam dan pasokan kian sulit ditemukan di sejumlah wilayah, mulai dari Minahasa hingga kepulauan. Kondisi ini memantik respons cepat dari Anggota DPD RI Perwakilan Sulut, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, yang langsung menghubungi Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog guna mencari solusi konkret.

"Melihat kondisi di lapangan, saya telah berkoordinasi langsung dengan Sekretaris Utama Bapanas, Dr. Drs. Sarwo Edhy, SP, MM, MH. Saya juga telah menyampaikan permintaan tertulis kepada Kepala Bapanas agar segera menyalurkan beras SPHP ke Sulut," ujar Senator Stefa, sapaan akrabnya.

Tak berhenti di situ, mantan Ketua Komisi P/KB GMIM ini juga menindaklanjuti dengan menghubungi Direksi Bulog, Prof. Dr. Ir. Sudarsono, serta meminta pembaruan langsung dari Pimpinan Bulog Wilayah Sulutgo, Ermin Tora.

“Dalam laporannya, Pimpinan Bulog Wilayah Sulutgo menyampaikan bahwa Bulog telah memulai Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Pemerintah Provinsi Sulut, dinas terkait, dan Satgas Pangan, untuk menjual beras SPHP di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). GPM sudah digelar di Minahasa Selatan dan akan dilanjutkan di Manado," kata Stefa.

Stefa juga memastikan Bulog akan intens berkoordinasi dengan Pemda kabupaten/kota untuk menjangkau lebih banyak titik distribusi, termasuk daerah kepulauan dan pelosok.

“Untuk menjawab keresahan masyarakat yang terdampak langsung, informasi dari Bulog bahwa mereka tengah menyiapkan penyaluran bantuan pangan beras kepada keluarga penerima manfaat di Sulut, yang dijadwalkan segera disalurkan dalam waktu dekat,” bebernya.

Senator Stefa juga memastikan stok beras di Bulog Sulutgo saat ini masih aman. “Saya mendapat jaminan dari Bulog Sulutgo bahwa stok beras aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Desember 2025," tegas Ermin Tora.

Meski demikian, Senator Stefanus BAN Liow menekankan pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan dan distribusi beras SPHP. Ia meminta agar Bulog rutin memberikan informasi terbuka kepada publik, dan agar pemerintah desa maupun kelurahan turut serta menyampaikan informasi distribusi secara aktif kepada warganya.

"Saya juga mendorong agar lokasi Gerakan Pangan Murah ditambah dan menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh, terutama daerah kepulauan dan pedalaman yang paling rentan saat terjadi kelangkaan," tegas Senator Stefa.

Kelangkaan dan tingginya harga beras yang kini dirasakan warga Sulut merupakan bagian dari tren nasional, yang menurut sejumlah pengamat disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem, gangguan distribusi, dan perubahan pola tanam petani. Di tengah situasi tersebut, langkah cepat dari perwakilan daerah di Senayan seperti yang dilakukan Stefanus Liow menjadi angin segar bagi masyarakat yang menantikan solusi nyata.(fgn)

Editor : Foggen Bolung
#Stefanus BAN Liow #Bulog #Sulut #DPD RI #ketersediaan beras #Bapanas #Harga Beras #Pangan