MANADOPOST.ID—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61di halaman Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Rabu (12/11).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulut, Denny Mangala, yang hadir mewakili Gubernur Yulius Selvanus.
Dalam sambutannya, Mangala membacakan pesan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Budi G. Sadikin yang menekankan peringatan HKN bukan sekadar seremoni, tetapi harus menjadi momen refleksi bersama demi masa depan kesehatan bangsa.
“Sesuai dengan tema tahun ini, ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’, pemerintah berkomitmen membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi,” ujar Mangala membacakan pesan Menkes.
Menkes menilai kesehatan merupakan investasi terbesar bagi kemajuan bangsa. Generasi sehat, menurutnya, tidak hanya berarti bebas dari penyakit, tetapi juga memiliki ketangguhan fisik, mental yang gesit, akhlak yang mulia, dan produktivitas tinggi.
“Anak-anak yang lahir dari ibu sehat jangan dianggap sudah aman. Gizi optimal tetap harus dijaga agar tumbuh kembang mereka sempurna,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pencegahan stunting, imunisasi lengkap, serta upaya menjauhkan remaja dari anemia dan penyalahgunaan narkoba.
Dalam pesannya, Menkes juga mengingatkan adanya tantangan kompleks di sektor kesehatan, mulai dari perubahan iklim, dampak kemajuan teknologi, hingga transisi epidemiologis. Untuk menjawab hal tersebut, pemerintah memfokuskan pada lima arah utama pembangunan kesehatan yakni transformasi layanan kesehatan primer, penguatan fondasi kesehatan sejak dini, sinergi lintas sektor, revolusi mental dan perilaku hidup bersih dan sehat, serta penguatan ketahanan sistem kesehatan nasional.
Sementara itu, mewakili Gubernur Sulut, Denny Mangala juga menegaskan momentum HKN harus menjadi pengingat bagi seluruh tenaga kesehatan di provinsi hingga kabupaten/kota agar terus meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kalian para pelayan kesehatan harus bekerja dengan hati dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya menutup sambutan.(gel)
Editor : Angel Rumeen