MANADOPOST.ID—Ratusan kader PKK Provinsi Sulawesi Utara hadir dalam gelaran Temu Kader PKK Sulawesi Utara 2025, di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Kamis (20/11).
Kegiatan yang dihadiri seluruh unsur pengurus PKK dari berbagai kabupaten dan kota itu menjadi momentum penting bagi organisasi pemberdayaan keluarga terbesar di daerah ini.
Ketua TP PKK Sulut Anik Yulius Selvanus hadir membuka acara sekaligus memberikan arahannya tentang pentingnya soliditas gerakan PKK.
Dalam sambutannya, Anik menegaskan kekuatan PKK terletak pada kekompakan seluruh kader. Menurutnya, keberhasilan program bukan hanya ditentukan perencanaan, tetapi juga keseriusan kader menjalankan tugas secara berkelanjutan.
“Kita bergerak sebagai satu keluarga besar. Apa pun program yang kita lakukan, akan berhasil jika dikerjakan dengan hati yang tulus dan komitmen yang sama,” ujar Anik di hadapan peserta.
Dia mengajak kader dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan terus berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Temu Kader tahun ini harus menjadi ruang konsolidasi yang memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, dan memastikan setiap kader memahami perannya masing-masing.
Ia menekankan tantangan lapangan semakin beragam, sehingga PKK perlu terus beradaptasi dan memperkuat kapasitas kader.
Beberapa persoalan yang menjadi perhatian dalam forum ini antara lain kesehatan keluarga, pendidikan anak, ketahanan ekonomi rumah tangga, persoalan ketahanan pangan, serta berbagai isu sosial yang masih sering ditemui di masyarakat.
Anik menyebut PKK tidak boleh berhenti pada pelaksanaan kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi gerakan pemberdayaan yang mendorong keluarga menjadi lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.
“PKK hadir untuk memberikan solusi, bukan sekadar simbol. Kader harus menjadi pendamping masyarakat yang bisa menghadirkan perubahan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anik memberikan apresiasi kepada berbagai desa dan kelurahan di Sulut yang aktif mengikuti Lomba Program PKK dan Lomba Taman PKK Tahun 2025.
Menurutnya, kreativitas kader di lapangan menjadi bukti bahwa PKK terus berkembang dan mampu menghadirkan inovasi dalam setiap kegiatan.
Salah satu kegiatan yang menyertai Temu Kader 2025 adalah pelatihan pembuatan roti dan kue, hasil kolaborasi TP PKK Sulut dengan Disnakertrans Daerah melalui UPTD BLK Bitung.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan baru kepada para kader, sekaligus membuka peluang usaha rumahan yang dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga. Peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik yang dipandu langsung oleh instruktur BLK.(*)
Editor : Angel Rumeen