Hanya dalam `lima langkah dalam lima menit`, pelanggan sudah bisa mengetahui perkiraan tagihan listrik bulanan.
Melalui materi sosialisasi yang dirilis PLN UID Suluttenggo di media sosial, pelanggan pascabayar cukup melakukan pencatatan angka stand kWh meter menggunakan kamera ponsel. Fitur ini dirancang untuk mempermudah proses pencatatan meter secara mandiri, sekaligus meningkatkan akurasi estimasi tagihan.
Dalam panduan resmi, PLN menjelaskan lima langkah praktis penggunaan SwaCam:
-
Buka aplikasi PLN Mobile dan pilih menu Catat Meter.
-
Klik tombol Mulai SwaCam yang muncul di bagian bawah layar.
-
Ambil foto angka stand kWh meter dengan jelas.
-
Masukkan ID Pelanggan serta angka stand meter sesuai foto.
-
Tekan Kirim, dan estimasi tagihan listrik langsung ditampilkan.
Pelanggan disarankan melakukan proses ini setiap tanggal 23–27 setiap bulan untuk memastikan data penggunaan listrik tercatat secara optimal. Fitur ini tersedia khusus bagi pelanggan pascabayar.
PLN menegaskan bahwa penggunaan SwaCam akan membuat estimasi tagihan listrik lebih praktis, akurat, dan dapat dilakukan kapan saja tanpa perlu menunggu petugas pencatat meter.
Aplikasi PLN Mobile dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store.
Dengan inovasi ini, PLN kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan digital yang semakin mudah diakses dan bermanfaat bagi masyarakat.(***)
Editor : Tanya Rompas