Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Di Era Gubernur Yulius Selvanus, Kolintang Resmi Mendunia, Sulut Terima Pengakuan dari UNESCO

Angel Rumeen • Rabu, 3 Desember 2025 | 15:15 WIB

 

Penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk Kolintang diterima Gubernur Yulius Selvanus.
Penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk Kolintang diterima Gubernur Yulius Selvanus.

 

MANADOPOST.ID—Suasana penuh kebanggaan terasa di Museum Nasional Jakarta ketika Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE menerima Sertifikat Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk Kolintang.

 

Ini sebuah babak baru dalam perjalanan pelestarian budaya Sulawesi Utara, sekaligus memperkuat posisi Kolintang sebagai identitas musikal yang diakui dunia.

 

Penyerahan sertifikat dilakukan langsung Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerjasama Kebudayaan Endah Thahjani Dwirini Retno Astuti SS Mphil.

 

Acara tersebut juga menjadi ruang perayaan bagi warisan budaya Indonesia lainnya, termasuk Reog Ponorogo dan Kebaya, yang pada tahun ini turut memperoleh pengakuan UNESCO. Kehadiran perwakilan dari Arsip Nasional RI, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kebudayaan, PINKAN Indonesia, komunitas budaya, hingga para seniman menegaskan pentingnya peristiwa ini bagi Indonesia.

 

Dalam seremoni tersebut, Gubernur Yulius Selvanus didampingi Asisten Administrasi Umum Setprov Sulut Dr. Franky Manumpil serta Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Jani Niclas Lukas.

 

Keduanya ikut menyaksikan langsung penegasan dunia terhadap nilai historis dan keunikan musikal Kolintang yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sulawesi Utara selama berabad-abad.

 

Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan pengakuan UNESCO ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar.

 

“Ini adalah amanah untuk kita semua. Kolintang bukan sekadar alat musik, tetapi identitas yang harus kita jaga dan wariskan dengan sepenuh hati,” ujarnya dalam sambutan.

 

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen memperkuat program pengembangan, pembelajaran, dan pelestarian Kolintang demi masa depan generasi muda.

 

Lebih jauh, Gubernur menekankan pentingnya Kolintang dalam konteks diplomasi budaya. Menurutnya, suara Kolintang adalah representasi dari jiwa masyarakat Sulawesi Utara yang telah lama mendapatkan ruang apresiasi di panggung internasional. Dengan pengakuan UNESCO ini, Kolintang memiliki peluang lebih besar untuk tampil di berbagai ajang global, memperluas dialog budaya Indonesia dengan dunia.

 

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap momentum ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan eksistensi Kolintang di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan terhadap pertunjukan, konservasi, inovasi musikal, hingga pembelajaran formal maupun nonformal menjadi prioritas pemerintah daerah.

 

Gubernur mengungkapkan penguatan identitas budaya seperti Kolintang merupakan modal sosial untuk membangun rasa percaya diri serta kreativitas masyarakat Sulut.(gel)

Editor : Angel Rumeen