Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Gubernur Yulius Selvanus Buka Sulut Chess Open 2025, Komitmen Perkuat Catur Daerah

Angel Rumeen • Rabu, 10 Desember 2025 | 17:18 WIB

 

Sulut Chess Open 2025 dibuka langsung Gubernur Yulius Selvanus.
Sulut Chess Open 2025 dibuka langsung Gubernur Yulius Selvanus.

MANADOPOST.ID—Gelaran Sulut Chess Open 2025 resmi dibuka Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus di Graha Gubernuran.

Acara yang menjadi salah satu turnamen catur beregu terbesar di kawasan Timur Indonesia ini menarik perhatian publik karena menghadirkan 65 tim dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Antusiasme peserta menunjukkan minat masyarakat terhadap olahraga catur semakin kuat, terutama setelah pemerintah provinsi gencar melakukan pembinaan terstruktur.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan turnamen ini tidak sekadar kompetisi, tetapi sebuah langkah strategis untuk membangun ekosistem catur daerah.

Ia menjelaskan pelaksanaan event ini dapat terlaksana berkat kebijakan cepat pemerintah provinsi dalam memanfaatkan sisa anggaran Dispora Sulut tahun 2025. “Anggaran publik harus digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan jangan dibiarkan terbuang sia-sia menjelang akhir tahun anggaran,” kata gubernur.

Menurutnya, penyelenggaraan turnamen ini merupakan contoh nyata bagaimana anggaran daerah dapat dikonversi menjadi kegiatan produktif yang berdampak langsung pada pengembangan talenta olahraga.

Sebagai Wakil Ketua PB Percasi Pusat, dia melihat Sulut Chess Open 2025 sebagai fondasi penting menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan.

Ia kembali menyinggung program Sekolah Catur Junior yang ditargetkan mulai berjalan pada Januari 2026.

Pendaftaran atlet muda telah disiapkan untuk dibuka di awal tahun. Program tersebut diharapkan menjadi wadah pembibitan atlet usia dini yang mampu melahirkan generasi baru pecatur berprestasi.

Gubernur juga memaparkan capaian nyata pembinaan catur Sulut sepanjang tahun ini. Tiga atlet junior telah dikirim mengikuti pelatihan jangka panjang selama dua tahun di Sekolah Catur SCBF Serang.

Dari kelompok ini, seorang atlet bahkan berhasil menyumbang medali emas dalam kejuaraan di Mamuju, menjadi bukti bahwa pola pembinaan jangka panjang dapat menghasilkan prestasi konkret. “Prestasi tidak lahir dari proses instan, tetapi dari sistem yang dibangun bersama,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pengurus Percasi, atlet senior, hingga pemerhati catur agar terlibat aktif dalam regenerasi.

Pada penutupan sambutan, gubernur memberikan kabar gembira bagi komunitas catur daerah 'Mawar Cup', yang sebelumnya batal digelar, akan dijadwalkan ulang pada Februari 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Merah Putih.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulut tengah mempersiapkan penyelenggaraan kejuaraan catur dan panahan tingkat nasional hingga internasional. Langkah tersebut dirancang sebagai strategi memperkuat sport tourism meningkatkan prestasi atlet lokal, serta memperkuat citra Sulawesi Utara sebagai tuan rumah event olahraga prestisius.

Dengan total hadiah Rp123 juta, Sulut Chess Open 2025 tidak hanya menjadi kompetisi bergengsi, tetapi juga momentum penting bagi Sulut dalam membangun masa depan catur yang lebih terarah.(gel)

 

 

Editor : Angel Rumeen