Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bara Prima Bangkitkan Semangat Literasi Sulut

Angel Rumeen • Jumat, 12 Desember 2025 | 23:06 WIB

 

Photo
Photo

MANADOPOST.ID—Festival Literasi Sulawesi Utara 2025 resmi bergulir untuk pertama kalinya dan langsung menarik perhatian publik karena menghadirkan pendekatan baru dalam penguatan literasi berbasis kearifan lokal.

Kegiatan yang digagas Putra Putri Literasi Sulawesi Utara (PPLSU) ini digelar sejak 10 hingga 12 Desember 2025 di Manado dan melibatkan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan serta komunitas literasi yang aktif di daerah.

Dengan mengusung tema “Menguatkan Literasi Melalui Kearifan Lokal,” festival ini menjadi ruang belajar bersama yang menempatkan budaya, kreativitas, dan teknologi pada satu panggung edukatif.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan workshop literasi digital yang membahas hubungan antara teknologi, perilaku masyarakat, dan cara bijak memaknai informasi. Sesi ini mengajak peserta memahami bahwa kemajuan digital harus tetap ditopang nilai-nilai lokal agar mampu membangun ruang digital yang sehat.

Pada hari berikutnya, festival menghadirkan bedah buku bertema keberagaman budaya Sulawesi Utara, menghadirkan pembahasan mengenai peran makanan tradisional dan cerita rakyat sebagai pintu masuk literasi budaya. Sejumlah peserta mengaku mendapat wawasan baru tentang bagaimana warisan lokal dapat dijadikan sumber pembelajaran yang menarik dan kontekstual.

Puncak kegiatan berlangsung di Ruang Mapaluse Kantor Gubernur Sulut, di mana talkshow literasi bisnis dan kewirausahaan digelar dan diikuti antusias oleh ratusan peserta.

Dalam sesi ini, narasumber nasional seperti Wien Muldian serta Yunan Helmi Balamba membagikan pemikiran penting tentang kreativitas, literasi bisnis, dan potensi ekonomi lokal.

Mereka menekankan pengembangan literasi tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis serta memahami peluang usaha yang relevan dengan kondisi daerah.

Ketua Umum PPLSU Standius Bara Prima Lumbaa menyampaikan penyelenggaraan perdana ini merupakan tonggak penting bagi gerakan literasi di Sulawesi Utara.

“Ini pertama kali dilaksanakan dan menjadi momentum untuk menguatkan ekosistem literasi di Sulut. Pesertanya juga berasal dari berbagai kalangan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa festival tahun ini masih memiliki keterbatasan, namun menjadi acuan untuk kegiatan yang lebih besar pada tahun berikutnya. “Tahun depan kami ingin lebih masif dan menggandeng lebih banyak komunitas literasi,” tuturnya.

Dengan melibatkan narasumber nasional, komunitas lokal, serta generasi muda, Festival Literasi Sulut 2025 diharapkan dapat memperkuat jejaring literasi, mempromosikan budaya daerah, serta menumbuhkan motivasi baru untuk menghadirkan program literasi yang berkelanjutan di Bumi Nyiur Melambai.(gel)

 

Editor : Angel Rumeen