Selain pelaksanaan OSMB dilakukan juga penandatanganan kerja sama antara pihak UT Manado dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kotamobagu, di Hotel Sutanraja Kotamobagu Jumat - Sabtu (27-28/2).
Direktur UT Manado, Hendrikus I Bambang Prasetyo SSos MSi, menuturkan untuk memfasilitasi mahasiswa dalam ujian online, pihaknya berkerjasama dengan sekolah-sekolah yang memiliki lab komputer karena ujian di UT Manado itu full online jadi memerlukan fasilitas seperti laptop atau ruangan.
"Jadi mahasiswa tidak perlu jauh-jauh pergi ke Manado mereka cukup melaksanakan kegiatan di lokasi sekitar tempat tinggal sehingga ini mempermudah mahasiswa kami dalam pembelajaran maupun dalam mengikuti ujian online. MAN 1 Kotamobagu nantinya akan membantu kami dalam penyediaan akses pembelajaran dalam hal sarana dan prasarana untuk memudahkan mahasiswa UT Manado ujian," ujarnya.
Kerjasama tersebut sangat disambut baik pihak MAN 1 Kotamobagu. Dikatakan Kepala sekolah MAN 1 Kotamobagu Drs Arkam Lahiya MPd, bahwa pelaksanaan ujian mahasiswa UT Manado nantinya akan di laksanakan di MAN 1 Kotamobagu.
"Karena di satu sisi MAN 1 Kotamobagu itu membuka sayap atau bukan hanya sekedar kita melaksanakan pembelajaran tapi paling tidak dengan beberapa perguruan tinggi kita bisa kerjasama salah satunya dengan UT Manado. Kami melakukan PKS dengan beberapa perguruan tinggi agar siswa/siswi lulusan dari MAN bisa memilih perguruan tinggi yang mereka minati sesuai dengan bakat dan minat sehingga dengan adanya kerja sama ini bisa membangun sinergitas antara UT Manado dan MAN Kotamobagu," tuturnya.
Kemudian pada kegiatan OSMB dan PKBJJ UT menekankan pada seluruh layanan yang diberikan kepada mahasiswa agar dapat melakukan proses belajar mandiri. Kedua acara ini dirancang untuk membantu mahasiswa baru mengenal lebih dekat lingkungan akademik UT dan memahami cara belajar yang efektif dalam sistem pendidikan jarak jauh.
Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal sistem pembelajaran jarak jauh serta berbagai layanan akademik yang tersedia di UT.
"Karena kita menyadari bahwa mahasiswa baru UT itu belum terbiasa dengan pola pendidikan jarak jauh, mereka dari SD sampai SMA itu terbiasa dengan pola tatap muka yang ketemu langsung dengan guru. Nah, sementara ketika mereka masuk di UT mereka melakukan pembelajaran jarak jauh suatu pola yang berbeda sama sekali yang mereka alami dari SD sampai SMA sehingga kita merasa perlu diberikan pembekalan kepada Maba supaya mereka tahu seperti apa pembelajaran jarak jauh. Sehingga nanti ketika mereka memulai perkuliahan mereka sudah tau apa yg harus dilakukan karena PJJ kami meminta mahasiswa untuk bisa mandiri dengan demikian kegiatan OSMB dan PKBJJ ini membekali mereka untuk bisa belajar secara mandiri," jelas Direktur Hendrikus.
Diterangkannya, di hari pertama OSMB, mahasiswa diperkenalkan pada struktur organisasi, fasilitas, dan berbagai layanan akademik yang tersedia di UT. Bagaimana UT menyediakan berbagai macam fasilitas pembelajaran mulai dari bahan ajar cetak, bahan ajar digital, kemudian ada berbagai sumber yang diberikan, baik itu tutorial audio, TV, pokoknya berbagai macam media yang bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk belajar.
Kemudian pada PKBJJ, mahasiswa dibekali keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalani perkuliahan secara mandiri dan fleksibel. Mahasiswa diajarkan cara mengatur waktu, mengakses bahan ajar digital, serta memanfaatkan berbagai platform pembelajaran yang disediakan UT.
"Mahasiswa diajarkan bagaimana membaca modul dengan cepat, bagaimana bisa mempelajari modul-modul itu kemudian mencoba memahami materinya, bagaimana mereka bisa membagi waktu misalnya ada yang bekerja, melayani keluarga dan dituntut untuk kuliah. Diajarkan juga membuat agenda belajar target apa yang ingin dicapai dan sebagainya, dilatih juga agar mereka bisa mentargetkan kegiatan belajar dan diterapkan dalam peta konsep agar nantinya pada saat ujian mahasiswa tidak kesulitan," rincinya.
Direktur Hendrikus juga berpesan kepada mahasiswa baru UT Manado, agar menerapkan setiap materi yang telah didapatkan selama OSMB ke proses perkuliahan nanti, karena kunci sukses belajar di UT itu mahasiswa harus bisa mandiri, disiplin untuk menerapkan apa yang sudah direncanakan, mengubah pola mindset yang tadinya tatap muka menjadi PJJ sehingga mahasiswa dapat berhasil pada sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh.
Kegiatan OSMB UT Manado diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa baru yang ingin mengenal lebih dalam tentang sistem pembelajaran di UT. Mahasiswa baru yang dijumpai disela-sela kegiatan OSMB dan PKBJJ membagikan kesan dan kesiapannya dalam menghadapi pembelajaran di UT.
Begitu halnya dikatakan, Indah Khairunnisa mahasiswa Jurusan Statistika, bahwa ini adalah pembelajaran yang baru baginya, yang sebelumnya ia kuliah di perguruan tinggi lain yang semuanya itu sudah di atur oleh dosen dan mahasiswa tinggal terima materi.
"Dengan adanya UT ini jadi pelajaran baru buat saya karena kita harus belajar mandiri. Kita yang harus berinisiatif untuk terus belajar, tanpa kita inisiatif tidak akan bisa selesai. Jadi termasuk suatu hal yang baru buat saya makanya pembelajaran/pembekalan mahasiswa baru cukup banyak mengajarkan saya bagaimana caranya buat bisa belajar lebih mandiri karena sebelumnya sudah terbiasa dengan sistem SMP SMA kuliah juga yang sudah dikasih paketannya sedangkan di UT saya harus mengatur pembelajarannya," ujarnya.
Ia juga mengatakan dengan adanya OSMB dirinya bisa lebih siap untuk belajar dan melewati setiap pembelajaran di UT Manado. "Karna mungkin juga banyak teman- teman mahasiswa baru yang kurang tau bagaimana cara yang tepat belajar di UT. Nah, lewat kegiatan ini kita diberikan kiat-kiat agar cepat selesai karena kemandirian dan inovasi dari diri sendiri itu pasti susah dibangun tapi disini kita lumayan banyak diajarkan bagaimana kita harus menjadwalkan pembelajaran supaya kita tetap setia. Jadi kalau mau cepat selesai kuliah di UT kita harus tetap setia dalam setiap proses pembelajarannya," tuturnya.
Begitu juga dikatakan, Muklis Potabuga mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara, bahwa ia sebagai mahasiswa baru merasa UT Manado telah memberikan yang terbaik selama OSMB baik itu dari tutor bahkan dari pihak dosen-dosen. "Tentunya saya sangat bangga karena bisa bergabung dengan Universitas Terbuka. Semoga pembekalan selama OSMB ini kami bisa terapkan dengan baik pada saat proses perkuliahan nantinya sehingga ketika jadi alumni kami bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat," tutupnya.(***)
Editor : Tanya Rompas