Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Gubernur Yulius Selvanus Lepas 394 Jemaah Haji, Dapat Bantuan Rp5 Juta

Angel Rumeen • Rabu, 29 April 2026 | 21:17 WIB
Pelepasan 394 jemaah haji asal Sulawesi Utara yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2026.
Pelepasan 394 jemaah haji asal Sulawesi Utara yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2026.

 

MANADOPOST.ID—Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, secara resmi melepas 394 jemaah haji asal Sulawesi Utara yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Asrama Haji Transit Manado pada Selasa, 28 April 2026, dalam suasana penuh khidmat dan haru.

 

Para jemaah yang tergabung dalam Kloter 5 dan Kloter 6 tersebut dijadwalkan bertolak menuju Embarkasi Balikpapan sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci, yakni Mekkah dan Madinah.

Dalam pelaksanaannya, rombongan akan didampingi oleh tujuh petugas haji yang bertugas memastikan kelancaran dan keamanan selama menjalankan rangkaian ibadah.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menekankan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini memiliki nilai historis tersendiri. Hal ini dikarenakan pengelolaannya dilakukan secara penuh oleh Kementerian Haji dan Umrah yang kini berdiri secara mandiri. Menurutnya, sistem baru ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi para jemaah.

 

Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan bantuan dana tali kasih sebesar Rp5 juta kepada setiap jemaah. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

 

“Bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah agar jemaah bisa beribadah dengan tenang dan fokus,” ujar Gubernur.

 

Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan, baik fisik maupun mental. Mengingat perbedaan iklim yang cukup ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi, kesiapan tubuh menjadi faktor penting dalam menjalankan ibadah secara maksimal.

 

Selain itu, Gubernur mengajak seluruh jemaah untuk menanggalkan sementara urusan duniawi dan lebih mendalami makna spiritual selama berada di Tanah Suci. Ia berharap ibadah haji dapat menjadi momentum perubahan karakter melalui refleksi diri yang mendalam.

 

Pesan lain yang ditekankan adalah pentingnya menjaga identitas sebagai masyarakat Sulawesi Utara dengan mengusung semangat “Torang Samua Basudara”. Nilai ini diwujudkan melalui sikap saling membantu, menjaga toleransi, serta menunjukkan perilaku santun selama berada di lingkungan internasional.

 

“Jaga nama baik daerah dan bangsa. Tunjukkan bahwa kita adalah masyarakat yang beradab, saling menghargai, dan penuh kesabaran,” tegasnya.

 

Kedisiplinan juga menjadi perhatian utama. Gubernur meminta seluruh jemaah untuk mematuhi arahan petugas pendamping guna memastikan seluruh rangkaian perjalanan berjalan aman dan tertib.

 

Di akhir sambutannya, Gubernur Yulius menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Sulawesi Utara. Ia berharap daerah ini terus diberkahi kemajuan, kedamaian, serta kerukunan antarumat beragama.(*)

Editor : Angel Rumeen
#Jemaah Haji Sulut