MANADOPOST.ID – Kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kepada Karen Linelejan SIP MTrIP untuk mengemban jabatan Kepala Sub Bidang (Kasubid) Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Keuangan pada Bidang Akuntansi Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulut disambut dengan rasa syukur dan tanggung jawab besar.
Usai dilantik, Karen menegaskan bahwa jabatan yang kini diembannya merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas demi mendukung tata kelola keuangan daerah yang semakin baik dan akuntabel.
“Pertama-tama saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena jabatan ini adalah berkat dari Tuhan. Saya juga berterima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, dan Bapak Sekretaris Provinsi yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mengemban tugas ini,” ujar ibu 3 anak ini.
Mengawali tugas barunya, Karen menyebut fokus utama yang akan dilakukan adalah melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat sistem monitoring dan evaluasi pengelolaan keuangan daerah agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, pengawasan terhadap realisasi anggaran menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
Karena itu, koordinasi lintas perangkat daerah akan terus diperkuat, termasuk dengan Inspektorat dan instansi terkait lainnya.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah dapat dikelola dengan baik dan tepat sasaran. Koordinasi dengan berbagai pihak juga penting untuk meminimalisasi kendala administrasi yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan program,” katanya.
Di tengah tantangan efisiensi anggaran yang saat ini dihadapi banyak daerah, Karen menilai adaptasi terhadap tugas dan tanggung jawab baru menjadi hal yang sangat penting.
Selain itu, dirinya harus mampu menyesuaikan berbagai kebijakan serta penugasan yang diberikan pimpinan agar pelaksanaan pengelolaan keuangan tetap berjalan optimal.
Ia mengakui bahwa menjaga akuntabilitas keuangan daerah bukan pekerjaan yang mudah. Namun dengan kerja sama seluruh perangkat daerah serta komitmen terhadap tata kelola yang baik, berbagai tantangan tersebut diyakini dapat dihadapi secara bersama-sama.
Istri dari Handryan Christof Kawuwung SSTP MTrIP ini juga mengungkapkan pesan Gubernur Sulawesi Utara yang paling membekas saat pelantikan. Menurutnya, gubernur menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan akuntabel di seluruh lingkungan birokrasi.
“Gubernur meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan akuntabel. Beliau juga mengajak seluruh jajaran birokrasi untuk memperkuat sinergi dan menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan,” ungkapnya kepada Manado Post.
Ke depan, Karen berharap dapat memberikan kontribusi nyata melalui jabatan yang diembannya saat ini. Ia berkomitmen bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi untuk mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
“Target saya tentu bekerja sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan, sekaligus mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tuturnya.
Di balik perjalanan karier yang kini mengantarkannya pada posisi strategis tersebut, Karen mengaku keluarga menjadi sosok yang paling berjasa dan berperan besar dalam setiap langkah pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara.
“Tanpa dukungan keluarga, saya tidak akan berada di posisi ini. Suami, orang tua, kakak, adik, serta anak-anak selalu memberikan dukungan, doa, dan semangat dalam setiap proses yang saya jalani,” pungkasnya. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos