ManadoPost.id – Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Kebumian (FMIPAK) Universitas Negeri Manado mencatat sejarah baru dalam perjalanan akademiknya dengan menggelar ujian kualifikasi doktor pertama pada Program Studi S3 Kimia, Kamis, 18 Juni 2026.
Momentum bersejarah ini menandai babak baru penyelenggaraan pendidikan doktoral di lingkungan FMIPAK sekaligus menjadi bukti kesiapan fakultas dalam menerapkan standar pendidikan tinggi berbasis riset yang kuat, terukur, dan berorientasi pada mutu akademik.
Mahasiswa doktoral Maxy Awondatu menjadi peserta pertama yang mengikuti tahapan akademik strategis tersebut. Ujian berlangsung di ruang sidang Jurusan Kimia dengan format presentasi ilmiah yang dilanjutkan evaluasi mendalam oleh tim penguji.
Dalam proses tersebut, kandidat diuji terkait penguasaan teori, ketajaman metodologi penelitian, hingga arah pengembangan riset yang akan menjadi dasar penyusunan disertasi. Tahapan kualifikasi ini merupakan fondasi penting dalam pendidikan doktoral untuk memastikan kesiapan mahasiswa memasuki fase penelitian mandiri.
Dekan FMIPAK, Yermia Mokosuli, menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian kualifikasi perdana ini menjadi pencapaian strategis bagi fakultas.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tahap awal Program S3 Kimia menunjukkan komitmen FMIPAK dalam membangun ekosistem akademik yang unggul, terstruktur, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menegaskan, kehadiran mahasiswa pertama yang berhasil mencapai tahap ini menjadi indikator bahwa FMIPAK siap melahirkan peneliti doktoral yang kompeten, inovatif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.
Lebih jauh, pencapaian tersebut sejalan dengan visi penguatan riset yang terus didorong oleh Rektor Joseph Philip Kambey. Pengembangan pendidikan doktoral dan riset di UNIMA diarahkan untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.
Komitmen tersebut juga selaras dengan arahan Yulius Selvanus dalam mendorong pemanfaatan sumber daya alam Sulawesi Utara sebagai basis pengembangan riset dan inovasi. Berbagai penelitian yang lahir dari UNIMA, termasuk di bidang kimia, terus diarahkan agar mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus mengoptimalkan potensi lokal.(*)
Editor : Angel Rumeen