Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Ajak Puluhan Ribu Pemuda GMIM jadi Generasi Petarung

Angel Rumeen • Rabu, 1 Juli 2026 | 15:17 WIB
Gubernur Sulut ketika berada di Perkemahan Karya Pemuda Gereja (PKPG) Sinode GMIM 2026 yang digelar di Kabupaten Minahasa Tenggara, Selasa (30/6/2026).
Gubernur Sulut ketika berada di Perkemahan Karya Pemuda Gereja (PKPG) Sinode GMIM 2026 yang digelar di Kabupaten Minahasa Tenggara, Selasa (30/6/2026).

 

MANADOPOST.ID—Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus mengajak generasi muda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) untuk menjadi pribadi yang tangguh, berdaya saing, serta mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai iman.

 

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Perkemahan Karya Pemuda Gereja (PKPG) Sinode GMIM 2026 yang digelar di Kabupaten Minahasa Tenggara, Selasa (30/6/2026).

 

Kehadiran Gubernur disambut antusias oleh puluhan ribu peserta yang berasal dari berbagai wilayah pelayanan GMIM. Ketua Pemuda Sinode GMIM, Penatua Rio Dondokambey, bersama jajaran panitia menyambut langsung kedatangan orang nomor satu di Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

 

Sebelum memberikan arahan, Gubernur Yulius menyempatkan diri berkeliling area perkemahan. Ia mengunjungi sejumlah tenda peserta dan melihat secara langsung berbagai hasil karya kreatif serta inovasi yang ditampilkan para pemuda. Menurutnya, kreativitas tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda GMIM memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi daerah maupun bangsa.

 

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan. Di sisi lain, dunia juga sedang menghadapi berbagai tantangan global yang saling berkaitan atau polycrisis, mulai dari persoalan ekonomi, perubahan iklim, hingga dinamika geopolitik. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan beradaptasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mampu bersaing secara sehat.

 

"Kalian adalah generasi petarung. Kalian harus mampu bersaing dalam hal-hal yang positif. Perkembangan teknologi memaksa kita tumbuh lebih cepat, namun jangan sampai kehilangan arah. Kita adalah anak-anak Kristus. Jadikan gereja sebagai tempat mengasah iman untuk menghadapi tantangan global," tegas Gubernur Yulius di hadapan para peserta.

 

Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi, bukan justru menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai moral dan spiritual. Menurutnya, gereja memiliki peran penting sebagai tempat pembentukan karakter, kepemimpinan, dan integritas generasi muda.

 

Lebih lanjut, Gubernur menggarisbawahi pentingnya keberadaan Pemuda GMIM sebagai organisasi strategis dalam membina generasi penerus yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama. Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan momentum perkemahan selama lima hari untuk memperkaya wawasan, membangun jejaring, sekaligus memperkuat kehidupan rohani.

 

"Selama lima hari perkemahan ini, timbalah semua ilmu yang positif. Firman Tuhan harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi generasi muda yang tangguh, sekaligus anak-anak Tuhan yang taat. Saya optimistis Pemuda GMIM mampu menjawab tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai iman," ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengaitkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan arah pembangunan nasional yang saat ini terus didorong pemerintah. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan bangsa melalui peningkatan kompetensi, inovasi, serta semangat melayani masyarakat.

 

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan perkemahan ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi sebagai ruang pembelajaran yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang siap menghadapi perubahan zaman dengan tetap berpegang pada ajaran Kristiani.

 

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat hingga penutupan acara. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, termasuk saat Gubernur Yulius bergabung dalam momen kebersamaan bersama para pemuda GMIM.

 

Kemeriahan semakin terasa ketika Gubernur mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu 'Rumah Kita' secara bersama-sama. Lagu tersebut menggema di seluruh kawasan perkemahan dan disambut sorak sorai serta tepuk tangan dari puluhan ribu peserta, menciptakan suasana hangat yang mempererat kebersamaan di antara seluruh keluarga besar Pemuda GMIM.(gel)

Editor : Angel Rumeen
#Pemuda GMIM #Perkemahan Pemuda GMIM 2026 #Gubernur Yulius Selvanus