Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tahlis Gallang Ajak Manfaatkan AI untuk Pendidikan dan UMKM

Angel Rumeen • Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:23 WIB
AI Ignition Program 2026 yang mengusung tema Generasi Digital Sulut AI untuk Pendidikan UMKM dan Masa Depan Asia
AI Ignition Program 2026 yang mengusung tema Generasi Digital Sulut AI untuk Pendidikan UMKM dan Masa Depan Asia

 

MANADOPOST.ID—Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital melalui pembukaan AI Ignition Program 2026 yang mengusung tema Generasi Digital Sulut AI untuk Pendidikan UMKM dan Masa Depan Asia.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa (14/7/2026), secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.

 

Dia menilai penyelenggaraan program tersebut menjadi bukti nyata Sulawesi Utara tidak ingin tertinggal dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, kolaborasi antara KUMPUL dan Satu Tampa merupakan langkah strategis untuk mempercepat lahirnya generasi digital yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

 

"Kerja kolaboratif ini adalah bukti nyata kita tidak sedang diam menonton perubahan, melainkan sedang aktif menjemput masa depan," ujar Tahlis di hadapan peserta yang terdiri dari pelajar, akademisi, pelaku UMKM, hingga pemerhati teknologi.

 

Ia menegaskan, tema yang diangkat dalam AI Ignition Program 2026 mencerminkan sikap Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang ingin mengambil peran aktif dalam era disrupsi teknologi. Menurutnya, kecerdasan buatan bukan sekadar tren global, tetapi sudah menjadi kebutuhan yang harus dipahami dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Di sektor pendidikan, Tahlis melihat AI mampu membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi para pelajar. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mempercepat akses terhadap informasi, hingga membantu siswa mengembangkan kemampuan secara mandiri.

 

"Di dunia pendidikan, AI adalah gerbang kesempatan tanpa batas. AI hadir bukan untuk membatasi ruang gerak, melainkan menjadi alat akselerasi untuk melipatgandakan ruang belajar mandiri secara presisi," katanya.

 

Tidak hanya di bidang pendidikan, pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap pemanfaatan AI bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurut Tahlis, teknologi kecerdasan buatan mampu meningkatkan daya saing usaha lokal melalui efisiensi produksi, strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran, hingga membuka peluang menembus pasar regional bahkan internasional.

 

"Sementara di dunia UMKM, AI adalah mesin pelontar daya saing. Pelaku usaha lokal kita kini bisa memangkas jarak pemasaran, mengoptimalkan produksi, dan bersiap menembus pasar regional Asia tanpa harus memiliki modal raksasa," ungkapnya.

 

Meski demikian, Tahlis mengingatkan pemanfaatan AI harus tetap memperhatikan aspek etika, tanggung jawab, serta nilai-nilai kemanusiaan. Ia menekankan bahwa teknologi hanyalah alat, sedangkan arah penggunaannya sepenuhnya bergantung pada manusia.

 

"AI hanyalah alat, manusialah penentunya. Jangan sampai teknologi canggih ini justru menggerus nilai kemanusiaan, kejujuran, dan kearifan lokal kita. Sebaliknya, gunakan AI untuk memperkuat karakter dan produktivitas kita," tegasnya.

 

Kepada ratusan siswa SMA dan SMK dari berbagai daerah di Sulawesi Utara yang mengikuti kegiatan tersebut, Tahlis mengajak agar momentum AI Ignition Program dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan digital. Ia berharap generasi muda Sulawesi Utara tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga menjadi pelopor inovasi di masa mendatang.

 

"Kita harus terus belajar. Dengan tekad untuk terus belajar dan beradaptasi, kita tidak hanya akan bertahan, bahkan kita bisa melompat maju menjadi para pemimpin perubahan dan pemain kunci di kancah Asia," pesannya.(*)

Editor : Angel Rumeen
Manfaatkan AI Tahlis Gallang