Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Begini Arahan Gubernur Yulius Selvanus Saat Kumpulkan para Pejabat Pemprov Sulut

Angel Rumeen • Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:26 WIB
Gubernur Yulius Selvanus saat memberikan arahan.
Gubernur Yulius Selvanus saat memberikan arahan.

 

MANADOPOST.ID—Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus memberikan peringatan tegas kepada seluruh pejabat administrator atau Eselon III di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara agar meningkatkan kinerja dan menghadirkan inovasi dalam menjalankan tugas pemerintahan. Di tengah kondisi fiskal yang penuh tantangan, para pejabat diminta tidak hanya menjalankan rutinitas administrasi, tetapi mampu melahirkan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

 

Arahan tersebut disampaikan Gubernur saat bertemu dengan seluruh pejabat Eselon III di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jumat (17/7/2026). Pertemuan itu menjadi momentum bagi pemerintah provinsi untuk memperkuat komitmen aparatur sipil negara dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

 

Dalam arahannya, Yulius menegaskan pejabat Eselon III memegang peran strategis sebagai ujung tombak pemerintahan. Mereka bertanggung jawab mengoperasionalkan berbagai kebijakan sekaligus mengawasi pelaksanaan program pemerintah secara langsung di lapangan.

 

"Kalian ini ujung tombak pemerintahan. Kalian yang mengoperasionalkan dan mengawasi secara langsung seluruh pekerjaan di provinsi. Karena itu tidak ada kata lain untuk bermalas-malasan," tegas Yulius.

 

Menurutnya, situasi yang dihadapi pemerintah saat ini menuntut pola kerja yang lebih adaptif dan kreatif. Kebijakan efisiensi anggaran, berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat, hingga penyesuaian belanja daerah menjadi tantangan yang harus dijawab melalui inovasi, bukan dengan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Yulius menekankan keterbatasan anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk menghentikan program pembangunan. Sebaliknya, setiap perangkat daerah harus mampu menentukan prioritas sehingga anggaran yang tersedia benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

 

"Kalian harus berani menentukan fokus. Dengan uang yang ada, mau dibawa ke mana agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. Di situlah dibutuhkan inovasi," ujarnya.

 

Selain mendorong lahirnya program yang lebih efektif, Gubernur juga meminta seluruh pejabat mulai menggali berbagai potensi baru yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai Sulawesi Utara masih memiliki banyak sumber daya yang belum dimanfaatkan secara optimal, mulai dari sektor pertambangan, perikanan, perkebunan, hingga potensi ekonomi lainnya.

 

Salah satu contoh yang disorot adalah komoditas cengkih. Menurut Yulius, rendahnya harga jual membuat sebagian petani memilih tidak memanen hasil kebunnya. Kondisi tersebut dinilai sebagai persoalan yang membutuhkan campur tangan pemerintah melalui kebijakan yang inovatif dan solusi yang tepat.

 

"Padahal itu masih bisa kita optimalkan. Kita kurang berani membuat terobosan. Pemerintah harus hadir di tengah teriakan masyarakat. Tidak boleh dibiarkan seperti ini, kita harus mencari solusinya," katanya.

 

Yulius menegaskan bahwa pejabat Eselon III tidak cukup hanya menyelesaikan pekerjaan administratif. Mereka harus mampu menjadi motor penggerak perubahan dengan menyusun perencanaan, merancang kebijakan, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

 

"Itulah tugas kalian. Kalian yang harus bekerja mencari solusi dan inovasi. Kalian dipersiapkan untuk berani berinovasi, merancang dan merencanakan kebijakan yang menjawab persoalan di lapangan," ucapnya.

 

Menurut Gubernur, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kemampuan aparatur dalam membaca kebutuhan masyarakat dan menerjemahkannya ke dalam kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, setiap organisasi perangkat daerah diharapkan mampu membangun budaya kerja yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.

 

Di akhir arahannya, Yulius memberikan motivasi kepada seluruh pejabat agar tidak ragu menghadirkan gagasan baru. Ia memastikan setiap inovasi yang memberikan dampak positif terhadap pelayanan publik maupun pembangunan daerah akan menjadi perhatian pimpinan.

 

"Kalau inovasi kalian baik, pasti dilihat pimpinan. Saya pastikan kalian akan naik pangkat," tutupnya.(*)

Editor : Angel Rumeen
Gubernur Yuluus Selvanus