Osco Letunggamu Kenalkan Potensi Energi Terbarukan Sulut ke Pengusaha Inggris

Livrando Kambey • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB
POTENSI: Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu bersama pengusaha sektor energi dari Inggris, Ryan Gregor (tengah) mengunjungi Geothermal Lahendong di Kota Tomohon, Minggu (9/8)
POTENSI: Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu bersama pengusaha sektor energi dari Inggris, Ryan Gregor (tengah) mengunjungi Geothermal Lahendong di Kota Tomohon, Minggu (9/8)

 

MANADOPOST.ID-Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu mengunjungi fasilitas Pertamina Geothermal Lahendong di Kota Tomohon bersama pengusaha sektor energi asal United Kingdom, Ryan Gregor pada Minggu (9/8).

Osco dan Ryan diterima oleh Manager HSSE Lerry Wenur, dan Manager Operasional Rury Zonta bersama Victor Mengko dan Firman Johannes.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya, sekaligus upaya untuk terus memperkenalkan potensi energi terbarukan Sulut kepada jejaring dan pelaku usaha internasional.

“Pada kunjungan sebelumnya, kami melihat secara langsung besarnya potensi geothermal yang dimiliki Sulawesi Utara. Karena itu, kali ini saya kembali ke Lahendong bersama Ryan Gregor, pengusaha energi dari Inggris, agar potensi yang ada dapat diperkenalkan lebih jauh dan membuka ruang bagi penjajakan kolaborasi ke depan,” ujar Osco.

Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Ryan Gregor untuk melihat secara langsung potensi energi panas bumi di Sulut, khususnya pemanfaatan sumber daya geothermal Lahendong sebagai salah satu sumber energi bersih dan berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Firman Johannes menjelaskan proses kerja geothermal di Lahendong, mulai dari pemanfaatan uap panas bumi hingga proses konversinya menjadi energi listrik. 

Fasilitas ruang pengeringan (drying room) sebagai proyek percontohan pemanfaatan langsung panas bumi atau direct use geothermal juga diperlihatkan.

Fasilitas tersebut menunjukkan bahwa energi panas bumi tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik, tetapi juga bisa digunakan untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat dan industri. Termasuk proses pengeringan berbagai komoditas pertanian dan produk lokal.

Osco menilai pengembangan direct use geothermal memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas di Sulut karena dapat menghubungkan potensi energi hijau dengan sektor pertanian, industri kecil dan menengah, serta penciptaan nilai tambah bagi produk masyarakat.

“Sulawesi Utara memiliki potensi geothermal yang sangat besar. Yang menarik bukan hanya bagaimana panas bumi menghasilkan listrik, tetapi bagaimana energi panas tersebut dapat dimanfaatkan lebih jauh untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Direct use seperti yang diperlihatkan di Lahendong merupakan contoh yang sangat menarik untuk terus dikembangkan,” kata Osco.

Menurutnya, kehadiran pengusaha energi Inggris menjadi langkah untuk membawa pembicaraan mengenai potensi energi Sulut ke jaringan internasional yang lebih luas, khususnya di sektor energi dan teknologi hijau.

Osco pum menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pertamina Geothermal Lahendong yang telah berkenan menerima kunjungannya bersama Ryan. (lak)

Editor : Livrando Kambey
Tomohon Sulawesi energi Osco Olfriady Letunggamu