Membanggakan! Milton Pantouw, Putra Tompaso Kibarkan Merah Putih di Seoul

Kenjiro Tanos • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 08:34 WIB
Milton Pantouw
Milton Pantouw

MANADOPOST.ID — Jarak ribuan kilometer dari Manado tak menghalangi Milton Pantouw untuk mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan Indonesia.

Mahasiswa program doktoral di Hoseo University, Korea Selatan, itu dipercaya menjadi salah satu Paskibra pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di KBRI Seoul, Senin (17/8/2026).

Kepercayaan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Milton yang tengah melanjutkan pendidikan di Korea Selatan. Sebelumnya, ia menempuh pendidikan di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pada Jurusan Ilmu Komunikasi. Milton sendiri merupakan putra asli Tompaso.

Perjalanan Milton juga tidak lepas dari berbagai pengalaman selama masa studinya. Ia pernah menjadi salah satu peserta Nyong Unsrat Manado. Pengalaman tersebut turut menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk dirinya hingga kemudian melanjutkan pendidikan ke tingkat doktoral di Korea Selatan.

Tidak hanya bidang akademik, Milton juga disebut memiliki pengalaman dalam kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Indonesia di luar negeri. Pada Pemilu RI 2024, ia pernah dipercaya menjadi Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) di Changwon. Milton juga diketahui merupakan dosen di STT IKAT Jakarta.

Cerita tersebut disampaikan oleh kedua orang tua Milton, Farlly Pantouw MPd dan Gbl Joula Lumintang MTh. Bagi keluarga, keterlibatan Milton dalam berbagai kegiatan selama berada di Korea Selatan menjadi kebanggaan sekaligus bagian dari proses panjang yang dijalaninya.

“Sebagai orang tua tentu kami bangga. Apa yang dicapai Milton merupakan hasil dari proses dan tanggung jawab yang dia jalani selama ini,” kata Farlly.

Menurutnya, kesempatan menjadi Paskibra KBRI Seoul pada peringatan HUT ke-81 RI menjadi pengalaman penting bagi Milton. Terlebih, tugas tersebut dijalankan ketika dirinya sedang menempuh pendidikan doktoral.

Farlly berharap pengalaman tersebut tidak hanya menjadi sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga dapat semakin menumbuhkan rasa cinta Milton terhadap Indonesia.

“Harapan kami, dia bisa menjalankan kepercayaan ini dengan baik dan tetap membawa nama baik Indonesia, khususnya Manado dan Sulawesi Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Joula mengatakan keluarga bersyukur atas kesempatan yang diperoleh putranya. Menurut dia, berada jauh dari tanah kelahiran tidak menjadi alasan untuk berhenti mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang membawa nama Indonesia.

“Kami bersyukur dan bangga. Semoga Milton bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan terus memberikan yang terbaik di mana pun dia berada,” tutur Joula.

Bagi Milton, momen 17 Agustus tahun ini menjadi pengalaman yang berbeda. Jika biasanya peringatan kemerdekaan dirasakan dari tanah air, kali ini ia ikut mengambil bagian dalam upacara di Seoul, Korea Selatan.

Kehadiran Milton sebagai Paskibra KBRI Seoul sekaligus menjadi cerita tersendiri bagi keluarga di Manado.

Dari seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi Unsrat, pernah mengikuti ajang Nyong Unsrat, hingga kini menempuh pendidikan doktoral di Korea Selatan, perjalanan tersebut terus berkembang dengan pengalaman baru.

Bagi kedua orang tuanya, pencapaian itu bukan semata tentang berdiri dalam barisan Paskibra. Lebih dari itu, ada kebanggaan melihat putra mereka tetap membawa semangat Indonesia meski sedang berada jauh dari kampung halaman. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
Hoseo University Milton Pantouw Paskibra KBRI Seoul Putra Manado alumni unsrat