Kantor Konsulat Kehormatan Belanda untuk Sulawesi Resmi Dibuka di Makassar

Livrando Kambey • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28 WIB
Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu (kanan) bersama Wakil Duta Besar Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Adriaan Palm (tengah) di acara peresmian Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar, Selasa (18/8).
Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu (kanan) bersama Wakil Duta Besar Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Adriaan Palm (tengah) di acara peresmian Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar, Selasa (18/8).

 

MANADOPOST.ID-Babak baru hubungan Belanda dan Indonesia di kawasan Indonesia Timur resmi dimulai. Kerajaan Belanda meresmikan Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar, Selasa (18/8).

Peresmian tersebut dihadiri Wakil Duta Besar Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Adriaan Palm dan Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Agenda kemudian ditutup melalui Diplomatic Dinner Reception di Four Points by Sheraton Makassar.

Adriaan Palm mengatakan, kehadiran Belanda di Makassar akan berfokus pada tiga bidang utama, yakni ekonomi, budaya, dan hubungan antarmasyarakat.

Salah satu terobosan yang disiapkan adalah layanan visa-at-your-doorstep secara berkala di Makassar. Dengan layanan ini, masyarakat dari Sulawesi nantinya dapat mengajukan visa Belanda secara lokal tanpa harus bepergian ke Jakarta, Bali, maupun Surabaya.

Di sektor ekonomi, Adriaan menekankan pentingnya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Uni Eropa–Indonesia (EU–Indonesia CEPA) sebagai salah satu landasan untuk memperluas perdagangan dan investasi antara kedua pihak.

Belanda sendiri saat ini tercatat sebagai salah satu investor utama di Indonesia, yakni berada di posisi kedelapan.

 

Sementara itu, Konsul Kehormatan Osco Olfriady Letunggamu menegaskan, Konsulat Kehormatan akan menjadi jembatan aktif untuk menghubungkan berbagai potensi Sulawesi dengan jaringan, pengetahuan, teknologi, serta peluang perdagangan dan investasi dari Belanda.

“Peran Konsulat Kehormatan bukan hanya sebagai representasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Sulawesi dan Belanda,” ungkap Osco.

Fokus kerja sama ekonomi akan diarahkan pada sejumlah sektor strategis, seperti pertanian, energi, kemaritiman, dan pengelolaan air.

Selain ekonomi, hubungan antarmasyarakat juga menjadi perhatian penting. Kerja sama pendidikan tinggi serta berbagai kegiatan budaya akan didorong untuk memperkuat hubungan masyarakat Sulawesi dengan Belanda. (lak)

Editor : Livrando Kambey
Konsulat Sulawesi Osco Olfriady Letunggamu