MANADOPOST.ID – Mutu pelayanan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado diuji langsung di lapangan. Memasuki hari ketiga survei akreditasi, Tim Surveior tidak hanya memeriksa dokumen dan mendalami kebijakan manajemen, tetapi turun ke sejumlah unit pelayanan untuk melihat bagaimana standar rumah sakit benar-benar diterapkan, Rabu (9/9).
Telusur lapangan menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian survei akreditasi tersebut. Tim Surveior melihat secara langsung kesesuaian antara kebijakan, standar, dokumen hingga pelaksanaan pelayanan di rumah sakit.
Melalui proses ini, Tim Surveior dapat memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan mutu, keselamatan pasien, proses pelayanan serta kepatuhan jajaran RSUP Kandou terhadap standar yang telah ditetapkan.
Sebelum turun ke lapangan, rangkaian survei diawali dengan sambutan Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA., MARS., MH.Kes.
Starry menegaskan, survei akreditasi harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan refleksi terhadap kinerja sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang masih membutuhkan perbaikan.
“Refleksi kinerja dilakukan untuk mengidentifikasi area perbaikan dan memastikan kita terus menjaga mutu serta keselamatan pasien,” ujar Starry.
Ia menekankan, mutu pelayanan tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen atau standar administratif. Mutu harus menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh jajaran rumah sakit.
“Mutu harus menjadi budaya yang dijaga dan terus ditingkatkan melalui kerja tim demi membangun sistem yang lebih baik,” katanya.
Setelah sambutan, Ketua Tim Surveior, Drs. A. A. Raka Karsana, Apt., M.Biomed., CHCEE., CHMEE, selaku Surveior Manajemen, mempersilakan Direktur Utama RSUP Kandou mempresentasikan profil rumah sakit, berbagai pencapaian serta layanan unggulan yang dimiliki.
Paparan tersebut kemudian didalami melalui sejumlah pertanyaan dari Tim Surveior. Direktur Utama bersama jajaran Direksi memberikan jawaban secara langsung terkait berbagai aspek pengelolaan dan pelayanan rumah sakit.
Tahapan berikutnya adalah wawancara pimpinan yang melibatkan Direktur Utama, jajaran Direksi serta Dewan Pengawas. Tim Surveior menggali lebih jauh mengenai tata kelola, kebijakan pimpinan, penerapan mutu dan keselamatan pasien, pengelolaan pelayanan hingga upaya perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Namun, penilaian tidak berhenti pada penjelasan di ruang rapat.
Tim Surveior kemudian bergerak ke unit-unit pelayanan untuk mencocokkan apa yang tertuang dalam kebijakan dan dokumen dengan kondisi nyata di lapangan. Dari tahapan inilah implementasi standar pelayanan dapat dilihat secara langsung.
Bagi RSUP Kandou, proses tersebut menjadi kesempatan untuk memastikan bahwa standar mutu dan keselamatan pasien bukan sekadar tertulis dalam dokumen, melainkan benar-benar menjadi bagian dari praktik pelayanan sehari-hari.
Jajaran Direksi yang hadir dalam rangkaian survei tersebut yakni Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS; Direktur Medik dan Keperawatan dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K); Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, SE., Ak., MM.; serta Direktur Layanan Operasional Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP., M.Si.
Starry pun mengajak seluruh jajaran mengikuti proses akreditasi secara jujur dan transparan. Menurutnya, hasil survei harus dipandang sebagai bahan evaluasi untuk mendorong rumah sakit mencapai standar pelayanan yang semakin tinggi.
“Semua pihak diajak berpartisipasi dalam proses yang jujur dan transparan untuk mencapai standar yang lebih tinggi,” ucapnya.
Rangkaian survei akreditasi ini sekaligus menjadi momentum bagi RSUP Kandou untuk mengukur konsistensi penerapan standar pelayanan. Setiap temuan dan hasil penilaian diharapkan menjadi dasar pembenahan agar pelayanan kepada masyarakat semakin aman, bermutu dan berorientasi pada keselamatan pasien.(***)
Editor : Tanya Rompas