Tapaki Usia Yang Baru, CEP: Semua yang Saya Alami, Karena Penyertaan dan Campur Tangan Tuhan Yesus

Baladewa Setlight • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 08:51 WIB
KOLABORASI: Presiden Prabowo Subianto saat bersama Anggota DPR RI Dr (HC) Christiany Eugenia Paruntu dalam momen kenegaraan.
KOLABORASI: Presiden Prabowo Subianto saat bersama Anggota DPR RI Dr (HC) Christiany Eugenia Paruntu dalam momen kenegaraan.

MANADOPOST.ID — Anggota Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) RI Dr (HC) Christiany Eugenia Paruntu (CEP) kembali menapaki babak baru dalam perjalanan kehidupannya. 

Memasuki usia ke-59 tahun, CEP memilih menjadikan pertambahan usia sebagai momentum untuk semakin bersyukur, sekaligus menyerahkan seluruh arah hidupnya kepada Tuhan Yesus.

Bagi CEP, 59 tahun perjalanan hidup bukan semata-mata tentang pencapaian, pengalaman maupun berbagai tanggung jawab yang pernah dipercayakan kepadanya. Ia meyakini, setiap proses yang telah dilalui tidak terlepas dari rencana dan penyertaan Tuhan Yesus.

CEP yang juga dikenal sebagai mantan Bupati Minahasa Selatan (Minsel) dan mantan Ketua DPD Partai Golkar Sulut itu menegaskan, apa yang telah diraih selama perjalanan hidupnya bukanlah semata-mata karena kemampuan pribadi.

“Semua karena atas campur tangan Tuhan Yesus. Bukan semua atas kemampuan saya,” beber CEP.

Memasuki usia yang baru, CEP juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Tuhan Yesus, keluarga, masyarakat Sulut, serta seluruh pihak yang selama ini turut membantu dan mendukung dirinya dalam menjalankan tugas maupun berbagai aktivitas.

Menurut CEP, pertambahan usia bukan hanya menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan yang telah dilewati, tetapi juga kesempatan untuk semakin menyerahkan masa depan kepada kehendak Tuhan.

Dalam refleksi ulang tahunnya, CEP mengutip firman Tuhan dalam Bilangan 6:24-26 yang mengatakan, TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan berbelas kasih kepadamu; TUHAN meninggikan wajah-Nya kepadamu dan memberikan damai sejahtera kepadamu.

Bagi CEP, pesan dalam ayat tersebut tidak hanya ditujukan bagi dirinya yang sedang merayakan pertambahan usia. Ia melihat firman tersebut sebagai doa dan pengharapan bagi setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus.

“Ayat ini tidak berlaku untuk saya. Tapi untuk semua orang. Barang siapa yang percaya kepada Tuhan Yesus tidak akan binasa dan akan beroleh kehidupan yang kekal. Jadi di usia yang baru ini, saya menyerahkan semua arah hidup kepada Tuhan Yesus,” tandasnya.

Dengan keyakinan tersebut, usia ke-59 bagi CEP menjadi momentum untuk melanjutkan perjalanan dengan hati yang penuh syukur. Bukan sekadar menghitung bertambahnya usia, tetapi menghayati setiap langkah kehidupan sebagai bagian dari rencana dan penyertaan Tuhan Yesus. (ewa)

Editor : Baladewa Setlight
DPR RI Tuhan Yesus Christiany Eugenia Paruntu CEP Usia