Hadir di Kriyanusa 2026, Gubernur Yulius Selvanus Minta Perkuat Promosi Kerajinan dan Ekonomi Kreati

Angel Rumeen • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 18:53 WIB
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus saat berada di Pameran Kerajinan Nusantara atau Kriyanusa 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pekan lalu.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus saat berada di Pameran Kerajinan Nusantara atau Kriyanusa 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pekan lalu.

 

MANADOPOST.ID—Dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap pengembangan kerajinan daerah, UMKM, dan ekonomi kreatif terus diperkuat.

Salah satunya terlihat dari kehadiran Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE di stand Dekranasda Sulut pada Pameran Kerajinan Nusantara atau Kriyanusa 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pekan lalu.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian langsung pemerintah daerah terhadap para perajin dan pelaku UMKM Sulawesi Utara yang membawa produk unggulan daerah ke panggung nasional.

Gubernur melihat secara langsung beragam produk kerajinan yang ditampilkan pada stand Sulawesi Utara. Berbagai karya tersebut tidak hanya dipandang dari sisi nilai ekonomi, tetapi juga membawa unsur budaya, kreativitas dan kearifan lokal Sulawesi Utara.

Menurut gubernur, potensi produk kerajinan daerah perlu terus dikembangkan agar mampu memiliki daya saing sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Produk-produk Sulawesi Utara memiliki potensi yang besar. Kita harus terus mendorong agar karya para perajin kita semakin dikenal, tidak hanya di Sulawesi Utara, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Bagi pemerintah provinsi, keikutsertaan Sulawesi Utara dalam Kriyanusa 2026 menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan kekayaan daerah kepada masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia. Ajang tersebut sekaligus membuka peluang bagi perajin dan pelaku usaha untuk memperluas jaringan pasar.

Kehadiran produk Sulut di Jakarta juga menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya berkaitan dengan menghasilkan barang, tetapi bagaimana produk lokal dapat dikemas, diperkenalkan dan memiliki nilai tambah ketika masuk ke pasar yang lebih luas.

Gubernur memberikan apresiasi kepada Ketua Dekranasda Sulawesi Utara Ny. Anik Yulius Selvanus bersama jajaran yang terus mendorong promosi serta pengembangan produk kerajinan daerah.

Ia menilai Dekranasda Sulawesi Utara memiliki posisi penting dalam mempertemukan potensi para perajin dengan peluang pasar. Di sisi lain, pengembangan produk juga perlu tetap mempertahankan karakter budaya yang menjadi identitas daerah.

“Yang kita tampilkan bukan hanya produk, tetapi ada cerita, budaya dan identitas Sulawesi Utara di dalamnya. Ini yang harus kita jaga dan terus kita kembangkan,” kata Yulius.

Kriyanusa 2026 sendiri mengangkat tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Pameran yang berlangsung 26 hingga 30 September tersebut menghadirkan 410 stand dengan 257 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari Dekranas, Dekranasda, kementerian dan lembaga hingga pelaku UMKM.

Tidak hanya menjadi ruang pamer produk, Kriyanusa 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung seperti fashion show, talk show, workshop, lomba kriya potensial dan lomba stand terbaik. Rangkaian kegiatan tersebut memadukan unsur kriya, budaya dan teknologi.(*)

Editor : Angel Rumeen
Gubernur Yulius Selvanus