MANADOPOST.ID- Harapan menghadirkan layanan kanker yang lebih dekat, terpadu dan komprehensif bagi masyarakat Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur semakin nyata. Gedung Pusat Onkologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado kini memasuki tahap akhir sebelum digunakan untuk pelayanan.
Tahapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Pra Serah Terima (Pre Handover) pembangunan Gedung Pusat Onkologi bersama Hutama Tigamas KSO, Rabu (30/9/2026), di lantai satu gedung tersebut. Pra Serah Terima dilakukan melalui pemeriksaan dan pengecekan akhir untuk memastikan seluruh bagian bangunan memenuhi persyaratan sebelum diserahkan dari pihak pelaksana kepada pemilik.
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, mengatakan kehadiran Pusat Onkologi menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan kanker di Sulawesi Utara dan Indonesia Timur. “Pusat Onkologi ini diharapkan membawa harapan besar bagi pasien kanker di Sulawesi Utara dan Indonesia Timur. Kita ingin memberikan pelayanan yang lebih baik, cepat, komprehensif dan manusiawi,” kata Prof. Starry.
Menurutnya, keberadaan Pusat Onkologi tidak boleh hanya dimaknai sebagai bertambahnya fasilitas kesehatan. Pelayanan yang disiapkan harus mencakup seluruh rangkaian penanganan kanker, mulai dari pencegahan, deteksi dini, pengobatan hingga dukungan psikologis bagi pasien dan keluarga. Prof. Starry menegaskan, Pusat Onkologi RSUP Kandou juga harus dikembangkan sebagai pusat pelayanan, pendidikan dan penelitian. Pengembangan tersebut dinilai penting agar masyarakat Indonesia Timur tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kanker yang berkualitas.
Karena itu, ia meminta seluruh unsur pengelola mempersiapkan operasional Pusat Onkologi secara matang sebelum pelayanan berjalan penuh. “Kesiapan sumber daya manusia, alur pelayanan, sistem informasi serta koordinasi multidisiplin harus dipastikan sebelum pelayanan berjalan penuh,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas disiplin dalam penanganan pasien kanker. Setiap pasien harus mendapatkan keputusan terapi yang tepat berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing. “Koordinasi multidisiplin sangat penting untuk memastikan setiap pasien mendapatkan keputusan terapi yang tepat sesuai kondisi dan kebutuhannya,” kata Prof. Starry.
Lebih jauh, Prof. Starry mengingatkan bahwa Gedung Pusat Onkologi merupakan aset negara yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat. Menurutnya, gedung yang representatif hanyalah bagian dari upaya membangun pelayanan kanker. Tanggung jawab yang lebih besar adalah memastikan fasilitas tersebut mampu menghadirkan pelayanan bermutu, aman dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Ia berharap Pusat Onkologi RSUP Kandou ke depan dapat berkembang menjadi Center of Excellence pelayanan kanker di kawasan Indonesia Timur. “Ukuran keberhasilan bukan hanya gedung yang berdiri megah. Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan kepada pasien meningkat, diagnosis dapat dilakukan lebih dini, komplikasi dapat dicegah, usia pasien dapat diperpanjang dan keluarga mendapatkan harapan melalui pelayanan yang penuh empati,” tuturnya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou, dr. Yune Laukati, MARS, bersama perwakilan Hutama Tigamas KSO.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai penanda berakhirnya pembangunan Gedung Pusat Onkologi. Potongan tumpeng diserahkan kepada Prof. Starry Rampengan dan perwakilan pihak pelaksana pembangunan. Turut hadir Dewan Direksi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado serta jajaran terkait.(***)
Editor : Tanya Rompas