MANADOPOST.ID - Berbuka puasa adalah momen yang sangat dinantikan setelah seharian berpuasa, menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga matahari terbenam.
Selain memberikan kebahagiaan karena bisa menikmati hidangan yang telah disiapkan, berbuka juga merupakan waktu yang penuh keberkahan.
Sebagai bentuk rasa syukur dan pengharapan kepada Allah, umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa saat berbuka puasa.
Waktu berbuka puasa merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa, yang artinya doa yang dipanjatkan pada saat tersebut sangat besar peluangnya untuk dikabulkan. Sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadist Nabi Muhammad SAW yang artinya:
"Tiga orang yang doanya tidak tertolak: seorang pemimpin yang adil, seorang yang berpuasa saat berbuka, dan doa orang yang terzalimi. Doanya diangkat di atas awan dan pintu-pintu langit dibukakan." (HR. Tirmidzi No. 2449)
Mengutip dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut ini adalah 5 pilihan doa buka puasa yang bisa dibaca oleh umat Muslim. Doa-doa ini memiliki makna yang mendalam dan dapat membantu kita lebih khusyuk dalam menyambut berbuka puasa.
1. Doa dari Riwayat Abu Daud (Ibnu Umar ra.)
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
"Dzahabazh zhama’u, wabtallatil ‘uruqu, wa tsabatal ajru insya Allah."
Artinya: "Telah hilang dahaga, telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah." (HR. Abu Daud No. 2010)
2. Doa dari Riwayat Abu Daud (Mu’adz bin Zahrah)
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
"Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu."
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka." (HR. Abu Daud No. 2011).
Biasanya doa ini sering diajarkan dengan tambahan sebagai berikut:
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
"Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin."
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan iman kepada-Mu, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu wahai Maha Pengasih dari segala yang pengasih."
3. Doa dari Riwayat Ibnu Sunni (Mu’adz bin Zahrah)
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَعَانَنِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ
"Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu."
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menolongku sehingga aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka." (HR. Ibnu Sunni)
4. Doa dari Riwayat Ibnu Sunni (Ibnu Abbas)
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا فَتَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
"Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim."
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu kami berpuasa, dan dengan rezeki-Mu kami berbuka. Terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui." (HR. Ibnu Sunni)
5. Doa dari Riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni (Ibnu Umar ra.)
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
"Allahumma inni asaluka birahmatikal latii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii."
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku." (HR. Ibnu Majah & Ibnu Sunni)
Kelima doa yang telah disebutkan di atas memiliki makna yang mendalam dan dapat dibaca saat berbuka puasa.
Tidak ada kewajiban untuk membaca semua doa ini sekaligus, namun kita bisa memilih doa yang paling mudah dihafal atau yang paling sesuai dengan hati dan keyakinan kita.
Berbuka puasa bukan hanya soal makan dan minum, tetapi juga tentang meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah dengan doa dan rasa syukur yang tulus.
Semoga puasa kita diterima oleh Allah SWT, dan setiap doa yang kita panjatkan diberi keberkahan dan dikabulkan. (*)
Editor : Tina Mamangkey